Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

PAN Berikan 10 Ribu APD Untuk Tenaga Medis dan Masyarakat

Kamis 26 Mar 2020 00:20 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro / Red: Nashih Nashrullah

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyatakan kepedulian PAN terhadap wabah Corona.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyatakan kepedulian PAN terhadap wabah Corona.

Foto: dok. Istimewa
Pemberian APD bentuk kepedulian PAN sikapi Corona.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, mengaku prihatin dan mengucapkan belasungkawa yang mendalam atas terjadinya pandemi Corona (Covid-19) di Indonesia yang menyebabkan ratusan orang positif dan 55 lainnya meninggal dunia. 

Baca Juga

Zulkifli mengatakan sebagai komitmen kepedulian atas wabah Corona, PAN memberikan bantuan 10 ribu alat pelindung diri (APD) berupa masker, pembersih tangan, dan sarung tangan untuk diberikan kepada petugas medis dan masyarakat.

"Semoga bantuan ini bermanfaat dan kita semua bangsa Indonesia bisa melewati bencana wabah virus Corona ini," kata Zulkifli, di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (25/3).  

Wakil Ketua MPR tersebut juga menyampaikan belasungkawa terhadap dokter dan petugas medis yang meninggal dalam menangani virus Covid-19. Zulkifli juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu melawan Corona. 

"Mari saling menguatkan, saling mendukung dan saling mendoakan antarsesama kita apapun pilihan dan afiliasi politiknya," ujarnya. 

Selain itu, Zulkifli mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa agar bangsa Indonesia diberi kekuatan dan kesehatan serta mampu melewati pandemi Corona. 

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk bekerja dari rumah dan melaksanakan physical distancing. "Kerja dari Rumah dan Physical Distancing ini bersama kita lakukan sebagai bagian dari upaya mencegah penyebaran virus Corona," tuturnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA