Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

Sunday, 12 Sya'ban 1441 / 05 April 2020

Sepekan Sekolah di Rumah, Guru Buat 20 Ribu Kelas Daring

Rabu 25 Mar 2020 08:58 WIB

Red: Fernan Rahadi

Guru

Guru

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Langkah positif dalam mendukung guru dan siswa #BisaTetapBelajar diharap berlanjut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran Covid-19, pemerintah mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk dapat memulai kegiatan sehari-hari seperti belajar dan beribadah sebaiknya dilakukan di rumah. Hal serupa terjadi di lingkungan perkantoran dan beberapa perusahaan di ibu kota yang berbondong-bondong menerapkan sistem Work From Home atau bekerja dari rumah sesuai dengan anjuran pemerintah daerah DKI Jakarta. 

Pembatasan yang diberlakukan oleh pemerintah berdampak kepada rutinitas seluruh masyarakat, termasuk siswa di Indonesia. Beberapa lembaga pendidikan di daerah tertentu yang terkena dampak Covid-19 mulai menerapkan sistem belajar jarak jauh untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di beberapa wilayah. 

Business Development Manager Quipper Indonesia, Ruth Ayu Hapsari, mengungkapkan terhitung mulai tanggal 15 Maret 2020, sudah ada 20 ribu kelas daring yang telah dibuat oleh para guru, dengan total pengguna mencapai 8.683 guru dari 4.492 sekolah di seluruh Indonesia yang mendaftar melalui aplikasi Quipper School. Selain itu selama masa pengaplikasian sekolah dari rumah, siswa terlihat aktif belajar, secara kumulatif sekitar 10 juta soal yang telah dikerjakan oleh seluruh siswa terdaftar dalam periode sepekan ke belakang. 

“Dari tanggal 14 Maret sampai dengan hari ini tercatat ada ribuan guru yang menggunakan Quipper School setiap harinya, dan menurut prediksi kami kenaikan ini akan terus terjadi seiring bertambahnya sekolah yang menerapkan sistem belajar dari rumah. Selain itu dukungan terhadap Quipper dari dua operator seluler besar yaitu Telkomsel dan Indosat Ooredoo turut mendorong kenaikan dari penggunaan Quipper School," ujar Ayu.

Quipper sebagai salah satu perusahaan edutech di Indonesia, memang menyediakan sistem dan materi pembelajaran online secara gratis untuk guru dan siswa yang terkena dampak dari penutupan sekolah dikarenakan penyebaran Covid-19 di Indonesia. Guru dan siswa akan dapat mengakses lebih dari 10 ribu video dan 75 ribu soal  yang mencakup materi kelas 9 sampai kelas 12. 

Sebelumnya, Senin (16/3), Telkomsel mengumumkan jika pihaknya telah memberikan 30 GB kuota gratis bagi para pelanggannya untuk digunakan mengakses aplikasi Quipper. Hal serupa dilakukan Indosat Ooredoo pada kamis 19 Maret 2020. Langkah-langkah positif yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam mendukung guru dan siswa untuk #BisaTetapBelajar diharapkan dapat terus berlanjut sehingga proses belajar-mengajar dapat terlaksana secara maksimal.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA