Saturday, 18 Sya'ban 1441 / 11 April 2020

Saturday, 18 Sya'ban 1441 / 11 April 2020

Pemuda Hidayatullah Malinau Syahadatkan Gadis Dayak

Rabu 25 Mar 2020 07:48 WIB

Red: Irwan Kelana

Suasana prosesi gadis Dayak mengucapkan dua kalimat syahadat dibimbing  Ketua Pemuda Hidayatullah Malinau, Kalimantan Utara.

Suasana prosesi gadis Dayak mengucapkan dua kalimat syahadat dibimbing Ketua Pemuda Hidayatullah Malinau, Kalimantan Utara.

Foto: Dok Pemuda Hidayatullah
Ketua Pemuda Hidayatullah Malinau rutin mengisi kajian di berbagai kampung di Malinau

REPUBLIKA.CO.ID, MALINAU -- Selasa  (24/3) benar-benar menjadi hari yang membahagiakan keluarga besar Pemuda Hidayatullah Malinau dan Kalimantan Utara secara umum.

"Alhamdulillah, tepat usai shalat Dzuhur, pada pukul 14.00 WITA kami dari Pemuda Hidayatullah Malinau kedatangan seorang gadis dari suku Dayak yang datang tergopoh-gopoh ingin masuk Islam," terang Ketua Pengurus Daerah Pemuda Hidayatullah, Muhyidin dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Gadis itu bernama Marri Binti Lasau Irang.  "Ada Ustaz Muhyidin? Saya ingin syahadat, tolong bimbing saya," kata gadis itu singkat.

Sebenarnya Marri sudah lama mendambakan hidayah. Dan, kedatangannya siang itu tidak lain adalah untuk mengutarakan keinginanya yang selama ini telah berkecamuk dalam dirinya untuk  memeluk Islam. Gadis 20 tahun  itu merasa Senin (24/3) adalah momen terbaiknya untuk bersyahadat.

Sejauh ini,  Ketua Pemuda  Hidayatullah Malinau memang rutin mengisi kajian di berbagai kampung di Malinau. Gadis itu pun tahu bahwa Muhyidin selalu melakukan pembinaan di daerah mayoritas Dayak dan Tidung.

"Saya sudah mengenal beliau rajin mengisi pembinaan di kampung-kampung. Terima kasih kepada Ustaz yang telah membimbing saya bersyahadat," tutur gadis kelahiran Long Nyau, Sungai Tubu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu. 

Proses pengucapan dua kalimat syahadat dilakukan di kediaman Ustaz Muhyidin di Desa Malinau Sebrang.

Usai prosesi syahadat,  Marri Binti Lasau Irang menggunakan nama hijrah menjadi Nur Asih Syah. 

"Alhamdulillah kita telah mendapatkan saudara baru, saudara seiman. Semoga hidayah Islam senantiasa bercahaya dalam hatinya," ungkap Muhyidin.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA