Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Kanada Beri Dana Bantuan untuk Petani

Rabu 25 Mar 2020 03:43 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Christiyaningsih

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau memberikan dana bantuan sebesar lima miliar Dolar Kanada untuk petani dan produsen. Ilustrasi.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau memberikan dana bantuan sebesar lima miliar Dolar Kanada untuk petani dan produsen. Ilustrasi.

Foto: Sean Kilpatrick/The Canadian Press via AP
Bantuan kepada petani dan produsen diberikan untuk jaga rantai pasokan selama corona

REPUBLIKA.CO.ID, TRENTON -- Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau memberikan dana bantuan sebesar lima miliar Dolar Kanada untuk petani dan produsen. Bantuan ini bertujuan agar rantai pasokan terhadap barang kebutuhan pokok tetap berjalan di tengah pandemi virus corona.

Selain itu, pemerintah akan menggelontorkan dana sebesar 193 Dolar Kanada untuk meneliti vaksin Covid-19. Trudeau mengatakan penelitian vaksin bagi virus corona membutuhkan waktu selama berbulan-bulan.

Trudeau kini masih dalam isolasi sejak istrinya dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Setiap hari dia mengadakan konferensi pers di luar rumahnya dan menjaga jarak dengan wartawan. Dia kembali menegaskan kepada seluruh warga Kanada untuk tetap tinggal di rumah. Mereka hanya boleh keluar rumah untuk bekerja, membeli makanan, dan membeli obat-obatan.

Trudeau menerangkan masih banyak warga Kanada yang mengabaikan imbauan tersebut. Beberapa warga masih tampak berkumpul satu sama lain. "Jika Anda mengabaikan imbauan itu,Aanda sama saja membuat orang lain dalam bahaya," ujar Trudeau dilansir Anadolu Agency.

Sejauh ini, Trudeau menolak seruan untuk menandatangani Undang-Undang Keadaan Darurat dan Undang-Undang Karantina. Kedua undang-undang ini dapat memberikan wewenang kepada polisi dan memberikan untuk menjatuhkan denda, bahkan memberikan hukuman penjara bagi warga yang mengabaikan imbauan pemerintah untuk tinggal di rumah.

Trudeau mengatakan pemerintah telah mengirim pesawat untuk menjemput warga Kanada yang tinggal di luar negeri. Dua pesawat menuju ke Maroko pada Senin lalu dan tiga lainnya akan berangkat ke Peru. Pemerintah juga akan mengirim pesawat ke Spanyol dan Honduras.

Pada Senin, Kanada mencatat 1.550 kasus Covid-19 dengan 21 kematian. Kanada menjadi negara pertama yang mengundurkan diri dari Olimpiade Musim Panas Tokyo dan Paralimpiade 2020.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA