Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Kurangi Stres Saat Swaisolasi dengan Beragam Aktivitas

Selasa 24 Mar 2020 00:53 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Sejumlah karyawan melakukan imbauan kerja di dalam rumah di salah satu kos-kosan Jalan Pejaten, Jakarta, Rabu (18/3). Pemerintah Pusat menghimbau masyarakat di wilayah terdampak virus corona (Covid-19) untuk melakukan kegiatan pekerjaan di dalam rumah selama 14 hari guna megantisipasi penyebaran Covid-19 di kawasan perkantoran, dan pusat keramaian. Foto : Thoudy Badai

Sejumlah karyawan melakukan imbauan kerja di dalam rumah di salah satu kos-kosan Jalan Pejaten, Jakarta, Rabu (18/3). Pemerintah Pusat menghimbau masyarakat di wilayah terdampak virus corona (Covid-19) untuk melakukan kegiatan pekerjaan di dalam rumah selama 14 hari guna megantisipasi penyebaran Covid-19 di kawasan perkantoran, dan pusat keramaian. Foto : Thoudy Badai

Foto: Thoudy Badai/Republika
Masyarakat dianjurkan mengatur waktu mengerjakan hal lain selain rutinitas harian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Psikolog Lathifah Hanum menyarankan kepada masyarakat memperbanyak aktivitas harian untuk mengurangi stres saat menjalankan swaisolasi dalam upaya mencegah kemungkinan penularan virus SARS-CoV-2, penyebab penyakit Covid-19. "Meskipun kita sedang banyak melakukan aktivitas harian di rumah, kita tetap harus menjaga keragaman aktivitas kita tersebut," katanya melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (23/3).

Ia mengatakan, rutinitas harian tetap perlu dijaga dengan baik, misalnya dengan mandi dan makan secara teratur. Namun, selain menjalankan rutinitas harian, masyarakat juga dapat mengatur waktu untuk mengerjakan hal-hal lain yang biasanya tidak dapat dikerjakan karena keterbatasan waktu, misalnya mengerjakan hobi menjahit atau memasak yang terkendala oleh aktivitas di kantor.

Kemudian, selain menyarankan perlunya memperbanyak aktivitas harian, Lathifah juga menekankan perlunya mengatur waktu saat menjalankan aktivitas di dalam rumah. "Bekerja dari rumah bukan berarti kita bekerja selama 24 jam," ujarnya.

Artinya, kata dia, masyarakat juga perlu bekerja sesuai jam kerja yang biasa dijalankan sehari-hari. "Atur waktu untuk bekerja. Istirahat dan berinteraksi dengan orang-orang di rumah," kata dia.

Untuk mengatur waktu aktivitas agar sesuai porsinya, masyarakat diimbau untuk membuat jadwal kegiatan sehingga dapat mengetahui kapan dapat memulai dan mengakhiri satu kegiatan. "Setelah selesai dengan target tersebut maka kita dapat melakukan aktivitas lainnya, misalnya mengobrol dengan anak, bermain, menonton film kesukaan, atau sekadar menikmati secangkir teh sambil melamun," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA