Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Tempat Produksi Petasan Meledak, Lima Rumah Warga Rusak

Senin 23 Mar 2020 00:18 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agus Yulianto

Polres Indramayu menggagalkan peredaran 6,4 juta butir petasan yang siap diedarkan. Hal itu disampaikan oleh Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto di Mapolres Indramayu. (Republika/Lilis Sri Handayani)

Polres Indramayu menggagalkan peredaran 6,4 juta butir petasan yang siap diedarkan. Hal itu disampaikan oleh Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto di Mapolres Indramayu. (Republika/Lilis Sri Handayani)

Foto: Republika/Lilis Sri Handayani
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, bahkan pemiliknya kabur.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU - - Sebuah tempat produksi petasan di Blok Kebon Kopi, Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, meledak dan terbakar hebat, Sabtu (21/3) sekitar pukul 21.00 WIB. Sejumlah rumah warga rusak akibat peristiwa itu.

Peristiwa tersebut langsung menggemparkan warga setempat. Mereka berduyun-duyun mendatangi lokasi. Pasalnya, ledakan itu menimbulkan suara yang terdengar hingga radius sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian. Asap serta kobaran api pun terlihat menyala dan membumbung tinggi.

Warga pun bergotong royong berusaha memadamkan kobaran api. Akibat ledakan dan kebakaran itu, tempat pembuatan petasan tersebut hangus hingga rata dengan tanah.

Sebelum peristiwa itu terjadi, pemilik tempat produksi petasan tersebut, Gono, diduga sedang meracik bahan-bahan untuk membuat petasan. Namun nahas, bahan-bahan yang tengah diracik itu meledak dan terbakar.

‘’(Tempat itu) digunakan untuk membuat petasan. Namun bukan petasan jadi, melainkan petasan setengah jadi,’’ kata Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto, yang datang langsung ke lokasi kejadian.

Suhermanto mengatakan, berdasarkan pengecekan di lokasi kejadian dan informasi dari kepala desa setempat, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sedangkan pemilik tempat pembuatan petasan itu tidak ditemukan di lokasi kejadian.

‘’Kami sedang cari pemiliknya, di lokasi dan di rumahnya juga tidak ada,’’ kata Suhermanto.

Meski tak ada korban jiwa, namun empat rumah warga yang ada di sekitar pusat ledakan mengalami kerusakan cukup parah. Kaca-kaca jendela rumah mereka pecah dan genting pun berjatuhan.

Jajaran kepolisian pun sudah memasang garis pengaman dan melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut. Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya alat penggiling petasan, alat pelebur warna untuk petasan dan selongsong kosong petasan jenis kembang api. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA