Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Empat Senator AS Surati Jeff Bezos

Sabtu 21 Mar 2020 17:18 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Nora Azizah

Bezos ditegur terkait upaya perlindungan staf gudang Amazon selama wabah corona (Foto: Jeff Bezos)

Bezos ditegur terkait upaya perlindungan staf gudang Amazon selama wabah corona (Foto: Jeff Bezos)

Foto: EPA
Bezos ditegur terkait upaya perlindungan staf gudang Amazon selama wabah corona.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Empat orang senator Amerika Serikat (AS) mengirimkan surat kepada Chief Executive Officer Amazon, Jeff Bezos. Para senator khawatir Amazon tidak melakukan upaya yang cukup dalam melindungi staf gudang mereka selama wabah virus corona yang dikenal Covid 19 berlangsung.

Para anggota parlemen yang dipimpin Cory Booker menunjukkan berita yang melaporkan sedikitnya pasokan tisu disinfektan dan sanitizer di gudang-gudang perusahaan ritel online terbesar di dunia itu. Kandidat presiden Bernie Sanders salah satu senator yang ikut menandatangani surat tersebut.

Dalam suratnya para senator mengatakan performa para pekerja dianggap buruk. Bila mereka mencuci tangan setelah batuk atau bersin dengan waktu yang sudah ditentukan pakar kesehatan.

"Setiap kegagalan Amazon dalam melindungi pekerja mereka tidak hanya membahayakan pekerja mereka, tapi juga seluruh negeri," kata para senator dalam surat tersebut, Sabtu (21/3), dilansir reuters.

Para senator juga mengutip laporan media yang mengatakan virus dapat bertahan selama 24 jam di atas kertas karton yang Amazon gunakan untuk membungkus paket. Amazon mengatakan tuduhan tersebut 'tidak mendasar'. 

Surat empat orang senator ini mencerminkan tekanan terhadap Amazon untuk terus melindungi pekerja mereka dan publik. Di saat mereka terus mengirimkan berbagai barang ke seluruh dunia. Surat ini juga menunjukkan ketegangan antara Amazon dengan Partai Demokrat.

Baca Juga

photo
Amazon Store (Ilustrasi) - (AP)

Partai Demokrat sering mengkritik buruknya kondisi kerja dan sedikitnya upah karyawan Amazon sementara pemiliknya orang terkaya di dunia. Selain Booker dan Sanders surat ini juga ditanda tangani Senator Robert Menendez dan Sherrod Brown.

Karena wabah virus korona, Amazon yang bermarkas di Seattle kerepotan menjalankan bisnis mereka. Pada awal pekan ini perusahaan itu mengatakan sampai 5 April mendatang gudang-gudang mereka di AS dan Eropa hanya menerima pasokan barang-barang yang sangat penting.

Hal ini dilakukan agar ada cukup ruang yang dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan peralatan medis dan rumah tangga. Amazon juga mengatakan akan membantu masyarakat yang membutuhkan serta melindungi karyawan mereka.

Mereka juga sudah mengubah jadwal kerja, menghentikan rapat tatap muka dan mewajibkan pekerja untuk mencuci tangan setelah ada orang yang batuk atau bersin. Pegawai memiliki waktu yang cukup banyak untuk mencuci tangan mereka kapan pun mereka mau tanpa mempengaruhi penilaian performa.

"Kami mengambil langkah yang sangat serius untuk melindungi masyarakat, melakukan pembersihan lebih mendalam tiga kali lipat, memastikan pasokan keselamatan tetap tersedia dan mengubah proses kerja untuk memastikan orang-orang yang bekerja di gedung kami menjaga jarak," kata Amazon.

Dalam suratnya para senator meminta Amazon memberikan jawaban tertulis paling lambat 26 Maret. Mereka juga bertanya apakah perusahaan itu bersedia untuk membayarkan pemeriksaan Covid 19 karyawan mereka dan apakah mereka bersedia memberikan cuti tetap digaji bagi karyawan yang tidak diagnosa virus.

Amazon telah mengumumkan memberikan tunjangan kepada karyawan yang takut tertular. Seperti memberikan cuti tak dibayar tanpa batas waktu bagi pekerja yang dibayar per jam hingga akhir Maret.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA