Wednesday, 7 Syawwal 1442 / 19 May 2021

Wednesday, 7 Syawwal 1442 / 19 May 2021

Kolaborasi Itang Yunasz-Katonvie Lahirkan Hijab Corak Kain

Kamis 19 Mar 2020 20:17 WIB

Red: Nora Azizah

Itang mendesain hijab segi empat Katonvie dengan corak kain tradisional (Foto: desainer, Itang Yunasz)

Itang mendesain hijab segi empat Katonvie dengan corak kain tradisional (Foto: desainer, Itang Yunasz)

Foto: foto : MgROL_45
Itang mendesain hijab segi empat Katonvie dengan corak kain tradisional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Merek hijab segi empat, Katonvie, merilis hijab bertema 'Selaksa Sarimbit Nusa'. Koleksi terbaru ini berkolaborasi dengan perancang busana Itang Yunasz.

Kolaborasi ini menghasilkan aneka selendang hijab yang mengadopsi corak dan motif kain-kain Indonesia dari Aceh hingga Papua. Di tangan perancang busana Itang Yunasz, motif-motif yang diangkat tampil semakin modern dan glamor.

“Kami menamai scarf hijab Katonvie sebagai kerudung 'Story You Can Wear' karena tiap lembar selendang yang kami produksi mengandung filosofi yang dituturkan oleh motif kain daerah yang kami angkat," ujar CEO sekaligus founder Katonvie, Anthony Lim, melalui siaran pers, Kamis (19/3).

Baca Juga

Sebanyak delapan motif koleksi kolaborasi Katonvie dengan Itang Yunasz diperagakan. Di tengah wabah corona, 'Selaksa Sarimbit Nusa' ditampilkan dalam format digital.

“Saya menerima pinangan kolaborasi dari Katonvie karena melihat keunikan dan tawaran baru dalam memperkaya penampilan berjilbab, justru dengan memangkas jumlah lembar scarf hijab. Sedikit banyak, dengan menciptakan kerudung bolak balik Katonvie dan Itang Yunasz sudah ikut menerapkan sustainable fashion," kata Itang.

Hijab Katonvie menggunakan bahan viscose yang tebal namun tetap nyaman ketika dikenakan. Dari delapan koleksi yang diperkenalkan, empat corak dan warna yang diciptakan terinspirasi dari motif kain Sumatera bernuansa merah, biru, coklat, dan hijau.

Sedangkan empat lainnya mendapat inspirasi dari tanah Jawa. Motif bunga, corak batik yang lembut dalam warna pucat seperti seladon Chinese, hijau muda, tobacco, dan merah muda.

"Sebagai pionir cetak duplex, dengan desain yang khas, teknologi yang mumpuni, dan seni yang berselera tinggi, kolaborasi Katonvie dan Itang Yunasz ini kami percaya dapat membawa nama Indonesia ke kancah Internasional," tandas Anthony.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA