Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Mengenal Kopi-Kopi Unik di Dunia

Rabu 18 Mar 2020 06:05 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Nora Azizah

Di berbagai negara, kopi merupakan minuman yang bisa disajikan dengan cukup unik (Foto: Ilustrasi Kopi)

Di berbagai negara, kopi merupakan minuman yang bisa disajikan dengan cukup unik (Foto: Ilustrasi Kopi)

Foto: Pexels
Di berbagai negara, kopi disajikan dengan cukup unik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di berbagai negara, kopi merupakan minuman yang bisa disajikan dengan cukup unik. Bahkan, Indonesia juga memiliki hidangan kopi yang unik dan sudah melegenda.

Baca Juga

Salah satunya, Kopi Arang. Bagi pelancong yang sudah pernah ke Yogyakarta, Kopi Arang menjadi minuman yang tak bisa dilewatkan.

Kopi hitam diseduh dengan cara sederhana, hanya menggunakan air yang sangat mendidih. Kemudian kopi diberi tambahan gula.

Sebelum disajikan, sebilah arang panas dimasukkan ke dalam gelas kopi. Anehnya, ketika disantap, tak ada rasa pahit dari arang yang mengganggu lidah. Unik, bukan?

Tak hanya Indonesia, ragam kopi unik lain juga bisa dinikmati di daerah-daerah di seluruh dunia. Dilansir di laman 10best, Rabu (18/3), berikut adalah beberapa kopi unik yang ada di dunia. 

photo
Kopi Vietnam atau Vietnam Drip - (Flickr)

Es Kopi Susu Vietnam (Vietnam)

Vietnam adalah salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia. Rasa kopi Vietnam juga terkenal kompleks. Vietnam memiliki jenis kopi yang pahit.

Namun demikian hal itu tak berarti tidak ada kopi yang enak di Vietnam. Di sana, untuk membuat kopi menjadi kental dan enak, kopi disajikan cukup unik. 

Kopi akan menetes melalui filter logam yang disebut phin secara perlahan ke dalam gelas yang diisi dengan susu kental manis.Tanpa es, kopi ini dikenal secara lokal sebagai cà phê đá.

 

Yuenyeung (Hong Kong)

Hampir di seluruh Hong Kong, penjual kopi menjaga resep rahasia mereka untuk minuman yuenyeung, yakni campuran antara kopi dan teh. Perbandingan teh dengan kopi dianggap sebagai keseimbangan yang halus.

Minuman ini, jika dibuat dengan benar, seharusnya tidak terasa seperti teh atau kopi. Uniknya yuenyeung akan terasa seperti persilangan antara chai dan cokelat panas.

 

Keju kopi (Swedia)

Arktik utara Swedia memiliki salah satu tradisi kopi yang lebih unik di dunia. Orang-orang Sami dari Swedish Lapland menghangatkan diri dengan secangkir kopi dan kaffeost, yakni minuman campuran antara keju dan kopi.

Di sini, secangkir kopi biasanya direbus di atas api terbuka dan disajikan dalam guksi tradisional atau sejenis cangkir kayu berukir tangan yang terbuat dari birch bir. Disajikan dengan keju yang rasanya di antara halloumi dan dadih keju. Orang-orang juga mencelupkan keju langsung ke dalam kopi.

photo
Cafe de Olla atau Kopi Meksiko. - (Pixabay)

Cafe de olla (Meksiko)

Kopi Meksiko berbumbu ini secara tradisional dimasak dalam pot tanah liat. Kemudian dibuat dengan kayu manis dan piloncillo. 

Beberapa resep membutuhkan tambahan seperti cengkeh dan jeruk. Sebagian besar kopi ini ditemukan di rumah dan tempat kopi di pinggir jalan desa. 

 

Espresso (Italia)

Di Italia, cara yang disukai untuk minum kopi adalah meminumnya dengan cepat. Secara tradisional, orang Italia berpaling ke bar, memesan espresso cukup panas.

Bahkan mereka akan minum espresso sambil berdiri. Orang Italia juga terbiasa minum espresso lebih dari satu kali dalam sehari.

 

Kaisermelange (Austria)

Di rumah-rumah kopi di Wina, meskipun waktu dan ruang yang juga dikonsumsi selain kopi, tetapi hanya kopi yang ditemukan dalam tagihan. Setidaknya itulah yang dikatakan UNESCO ketika menambahkan budaya kopi Wina ke daftar warisan budaya takbenda nya, dan ada beberapa rumah kopi yang telah berusia lebih dari 300 tahun.

Beberapa kafe seperti itu masih menyajikan kaisermelange, atau kopi telur. Minuman ini dibuat dengan mengaduk segelas kuning telur dan madu dan kadang-kadang cognac, karena kopi perlahan ditambahkan untuk meredam telur.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA