Selasa 17 Mar 2020 23:23 WIB

Bandara Lombok Andalkan Thermal Scanner Deteksi Penumpang

Petugas akan memeriksa setiap penumpang yang mendapat kartu kuning.

Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Lombok International Airport (LIA) mengoperasikan alat deteksi suhu tubuh atau thermoscan]  di terminal kedatangan domestik Bandara LIA di Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (26/1/2020).(ANTARA FOTO)
Foto: ANTARA FOTO
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Lombok International Airport (LIA) mengoperasikan alat deteksi suhu tubuh atau thermoscan]  di terminal kedatangan domestik Bandara LIA di Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (26/1/2020).(ANTARA FOTO)

REPUBLIKA.CO.ID,MATARAM -- Pihak Bandara Internasional Lombok bekerja sama dengan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Mataram, mengandalkan thermal scanner untuk mendeteksi suhu tubuh para penumpang maupun pengunjungnya. Dengan memanfaatkan alat tersebut petugas akan mengetahui derajat suhu tubuh yang dicurigai sebagai gejala awal virus Corona atau Corona Virus Disesase 2019 (Covid-19).

 

 

"Jadi dengan alat ini, petugas bisa mendeteksi suhu tubuh setiap orang," kata Kepala KKP Mataram Wayan Diantika yang ditemui di Bandara Internasional Lombok, Selasa (17/3).

 

 

Kemudian apabila suhu tubuh dari orang tersebut masuk dalam kriteria gejala awal terjangkit virus Corona, pihaknya tentu akan mengambil langkah cepat dengan melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan. "Kalau memang kriterianya memenuhi, kita akan kirim ke rumah sakit rujukan, ambulan sudah kita siapkan," ujarnya.

 

 

Pemasangan thermal scanner dilakukan di areal domestik maupun internasional. Pemantauan di areal domestik dilakukan karena salah satu asal penerbangan, yakni Jakarta diketahui sudah ada yang terjangkit virus Corona.

 

 

Begitu juga dengan pemantauan kedatangan para penumpang luar negeri dari Singapura, Malaysia, dan Australia, pihaknya melakukan pemantauan secara ketat. "Kalau dia dari Singapura, Malaysia, Australia, itu pastinya sudah mendapatkan satu kriteria. Terus ditambah dengan adanya gejala panas, sakit, kalau ada dua itu, sudah bisa dikatakan masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP)," ucapnya.

 

 

Bahkan untuk mempermudah mendeteksi gejala virus Corona, petugas akan memeriksa setiap penumpang yang mendapat kartu kuning (red alert hard). "Nanti orang yang bawa itu (surat kuning) sudah bisa disambungkan dengan dinas kesehatan di sini. Artinya dengan kartu itu, akan mempermudah melakukan pelacakan, akan ketahuan riwayat kesehatannya," kata Wayan.

 

 

Dari pantauan di areal Bandara Internasional Lombok pada Selasa (17/3) pagi, petugas angkasa pura dan seluruh instansi terkait dari kantor kesehatan pelabuhan, TNI dan Polri, melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

 

 

Setiap pengunjung maupun calon penumpang maskapai penerbangan dipastikan kondisi kesehatannya dengan pemeriksaan thermo gun. Mulai dari areal tunggu, pemeriksaan masuk terminal pemberangkatan, sampai pemeriksaan di pintu masuk maskapai penerbangan.

 

 

Pemeriksaan suhu tubuh tersebut, dilakukan pada areal penerbangan domestik dan juga internasional. Begitu juga di areal bagasi barang penumpang, pihak angkasa pura menyediakan alat thermal scanner untuk mendeteksi suhu tubuh.

 

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement