Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Friday, 13 Rabiul Awwal 1442 / 30 October 2020

Memaksimalkan KBM Melalui Platform Edutech

Selasa 17 Mar 2020 08:17 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Esthi Maharani

Pemaparan Quipper Indonesia.(Dok. Rep)

Pemaparan Quipper Indonesia.(Dok. Rep)

Foto: Dok. Rep
Mendikbud ajak perusahaan teknologi pendidikan bantu siswa terdampak covid 19

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengajak perusahaan di bidang teknologi pendidikan untuk memberikan dukungan dalam membantu siswa di wilayah terdampak Covid-19 agar terus belajar secara mandiri. Gotong-royong pendidikan ini diharapkan dapat menjadi solusi seiring bertambahnya kebijakan Pemda yang menghentikan sementara aktivitas belajar di sekolah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami menghargai mitra-mitra di sektor  swasta yang secara sukarela mendukung sistem pendidikan nasional dan memastikan para siswa dapat terus belajar berdasarkan target yang telah ditetapkan oleh guru dan sekolah, sesuai kebutuhan dan implementasi pembelajaran dengan bimbingan orang tua dan guru dari jarak jauh,” kata Nadiem, melalui siaran pers yang diterima Republika, Selasa (17/3).

Salah satu perusahaan edutech di Indonesia, Quipper berupaya memberikan seluruh upaya terbaik untuk membantu memaksimalkan kegiatan belajar-mengajar melalui sistem belajar jarak jauh untuk sementara ini. Quipper memberikan akses gratis berupa video pembelajaran dan materi soal pada platform Learning Management System (LMS), yaitu Quipper School.

Content Associate Manager Quipper Indonesia, Hanani Faiza menerangkan pemanfaatan LMS dan konten gratis di Quipper School merupakan salah satu bentuk dukungan pada pemerintah dan kepedulian pada jutaan guru untuk tetap menjalankan kegiatan belajar-mengajar yang efektif, meskipun melalui jarak jau.

“Melalui inisiatif #BisaTetapBelajar ini, kami menyediakan sistem dan materi pembelajaran daring secara gratis untuk guru dan siswa yang terkena dampak dari penutupan sekolah karena penyebaran Covid-19 di Indonesia,” ujar Hanani.

Guru dan siswa akan dapat mengakses lebih dari 10 ribu video dan 75 ribu soal yang mencakup materi kelas 9-12. Selain dapat diakses secara gratis, guru dapat memberi tugas, ujian atau try out pada siswa secara daring.

Hasil kerja siswa juga dapat langsung dimonitor oleh guru melalui fitur yang terdapat pada platform Quipper School. Selain itu guna memaksimalkan kualitas kegiatan mengajar, para guru juga dapat langsung mengakses video pelatihan.

Video tersebut diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber untuk mengasah kemampuan mengajar guru. Konten-konten yang tersedia untuk video pelatihan guru antara lain, menciptakan proses belajar-mengajar yang dapat membangun kecakapan berpikir kritis, penggunaan bahasa yang efektif dan lainnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA