Ahad 15 Mar 2020 20:10 WIB

Berwudhu Secara Benar Bisa Menjauhkan Penyakit

Ponpes Latansa gelar bedah buku “Sehat dengan Berwudhu”.

Ponpes Latansa Lebak menggelar bedah buku
Foto: Dok Republika Penerbit
Ponpes Latansa Lebak menggelar bedah buku

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK – Ajaran Islam terkait ibadah mengandung banyak hikmah. Salah satunya hikmah  kesehatan.

Hikmah kesehatan itu juga terdapat pada ibadah wudhu. “Berwudhu, bila dilakukan secara benar, jika menjauhkan diri kita dari penyakit,” kata penulis buku Sehat dengan Berwudhu, Syahruddin El-Fikri pada acara bedah buku yang diadakan oleh Republika Penerbit  di Ponpes Latansa Lebak, Banten, Ahad (15/3).

Syahruddin mengajak para santri Ponpes Latansa untuk memperhatikan kesempurnaan wudhu. “Para santri harus bisa menjalankan rukun wudhu dengan benar dan  melakukan sunnah- sunnahnya dengan tertib,” ujar Syahruddin yang juga general manager (GM) Redaksi Republika Penerbit.

Hari ini, Ponpes Latansa bersama Republika Penerbit menggelar rangkaian bedah buku. “Ada tiga buku terbitan Republika Penerbit yang dibahas di Ponpes Latansa. Ketiga buku tersebut dibahas oleh penulisnya masing-masing,” kata Pimpinan Ponpes Latanasa, KH  Adrian Mafatihullah dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Pertama, bedah buku Kembara Rindu bersama Habiburrahman El Shirazy, pukul 09.00-11.00. Acara itu diikuti oleh santriwan dan santriwati  kelas 3-6, non kelas 5 dan 6 SMK.

Kedua, bedah buku 7 Jurus Betah di Pesantren bersama Saiful Bahri, pukul 11,00-12.15. Pesertanya sama dengan peserta bedah buku Kembara Rindu.

Ketiga, bedah buku Sehat dengan Berwudhu, bersama Syahruddin El-Fikri, pukul 13.45-15.00. Bedah buku itu juga  diikuti oleh santriwan dan santriwati kelas 3-6, non kelas 5 dan  6 SMK.

Pada malam hari, pukul 20.30-22.00, acara pemberian  motivasi menulis oleh Habiburrahman El Shirazy. “Acara ini diikuti oleh  60 orang santriwan dan santriwati terpilih,” papar Kiai Adrian.

Rangkaian acara bedah buku di Ponpes Latansa itu juga dihadiri oleh Kiai Dadan Maula Darmawan,  pimpinan Pondok Modern Zam Zam, Lebak Banten. Menurutnya, bagi para santri, ini merupakan momentum  sangat istimewa. Karena,  kedatangan para penulis  yang buku-bukunya  diterbitkan Republika Penerbit.

“Uraian para penulis  sangat inspiratif bagi seluruh santri. Semoga para santri kelak menjadi ulama-ulama yang pintar menulis, baik novel maupun buku-buku lain, yang bermanfaat untuk umat,” kata Kiai Dadan.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement