Rabu 11 Mar 2020 07:15 WIB

Sanchez dan Vidal akan Jalani Karantina Sebelum Bela Cile

Sanchez bermain untuk Inter di Italia dan Vidal bermain untuk Barca di Spanyol.

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto
Alexis Sanchez.
Foto: EPA-EFE/Daniel Dal Zennaro
Alexis Sanchez.

REPUBLIKA.CO.ID, SANTIAGO -- Dua bintang sepak bola Cile, Alexis Sanchez dan Arturo Vidal, yang bermain di kompetisi Eropa akan dikarantina ketika kembali ke negaranya. Keduanya akan tampil membela timnas Cile dalam kualifikasi Piala Dunia bulan ini.

Para pemain yang membela klub-klub Eropa akan terbang pertama ke Uruguay untuk kualifikasi Piala Dunia pada 26 Maret, kemudian ke Cile untuk menghadapi Kolombia. Italia mengumumkan karantina dan menyarankan agar perjalanan nonesensial dihentikan sampai 3 April setelah kematian akibat virus corona melonjak dari 168 menjadi 631 kasus pada pekan ini.

Sebuah sumber di Federasi Sepak Bola Cile mengatakan, tidak ada informasi tentang rencana karantina untuk para pemain. "Sejauh ini tidak ada perubahan pada rencana kami," kata seorang sumber dilansir Reuters, Rabu (11/3).

photo
Arturo Vidal - (AP Photo/Victor R. Caivano)

Spanyol telah menangguhkan penerbangan dari Italia dan menyarankan agar semua perjalanan tidak penting ditunda.  Sejauh ini 36 kematian dan 1.639 kasus dikonfirmasi akibat virus corona. Sementara itu, di Italia setidaknya terdapat 10.149 kasus virus corona.

Alexis Sánchez bermain untuk Inter Milan di Serie A Italia dan Vidal bermain untuk FC Barcelona di Spanyol. Pemain Cile lain yang kemungkinan akan terkena dampak adalah Gary Medel yang bermain untuk klub Italia, Bologna.

Skuat Sanchez telah memainkan pertandingan Serie A di stadion kosong setelah Pemerintah Italia melarang pertemuan besar pekan lalu. Pada sekitar waktu yang sama, ada banyak klaim di media sosial bahwa Sanchez mungkin telah melakukan kontak dengan orang terjangkit virus corona. Laporan kemudian dijelaskan oleh terjemahan yang buruk dari sebuah cerita tentang Sanchez yang terkena dampak larangan bermain.

Cile melacak orang yang kembali dari negara-negara yang terkena virus corona dalam upaya menahan penyebarannya. Sejauh ini 17 kasus telah dikonfirmasi di negara Amerika Selatan tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement