Selasa 10 Mar 2020 15:50 WIB

Lembaga Pendidikan Harus Sosialisasikan Wabah Virus Corona

Skolah diimbau pro aktif menyebarkan informasi yang benar kepada publik.

Ribuan pelajar di Kota Depok menggelar doa dan zikir bersama agar terhindar dari wabah virus Corona, Jumat (6/3).(Republika/Rusdy Nurdiansyah)
Foto: Republika/Rusdy Nurdiansyah
Ribuan pelajar di Kota Depok menggelar doa dan zikir bersama agar terhindar dari wabah virus Corona, Jumat (6/3).(Republika/Rusdy Nurdiansyah)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyerukan Semua lembaga pendidikan, terutama sekolah harus ikut mensosialisasikan bahaya wabah virus Corona.

Menurutnya, di bawah koordinasi Kemendikbud, sekolah-sekolah diimbau pro aktif menyebarkan informasi yang benar kepada para peserta didik. Langkah-langkah pencegahan harus terinformasikan dengan baik di semua lembaga pendidikan. “Sebarkan informasi seluas-luasnya melalui berbagai media yang dimiliki Kemendikbud, seperti Youtube, atau infografis di media sosial,” seru Hetifah seperti dikutip laman resmi DPR RI, Selasa (10/3).

Para guru berada di garda terdepan untuk memberi pamahaman kepada para siswa di sekolah, agar virus ini tak menyebar luas di Tanah Air. Informasi yang bemar soal ini jadi keniscayaan untuk selalu disampaikan. Kepada orang tua di rumah, Hetifah juga berpesan agar tidak panik dan membantu mengedukasi putra-putrinya.

“Virus Corona menyerang individu yang memiliki kekebalan tubuh rendah. Ajarkan anak untuk makan sehat, minum vitamin, olahraga, dan cuci tangan dengan sabun," kata politisi Partai Golkar itu sembari mengimbau pihak sekolah agar membersihkan sanitasinya. Di setiap toilet sekolah harus selalu tersedia sabun tangan.

Para siswa harus sering mencuci tangan di jam sekolah, baik sebelum dan sesudah makan. Sesudah bermain juga tetap harus cuci tangan agar kebersihan diri dan lingkungan tetap terjaga. Sekolah, lanjut legislator asal Kalimantan Timur ini, juga perlu juga berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan para siswa dan guru secara berkala. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement