Friday, 19 Rabiul Akhir 1442 / 04 December 2020

Friday, 19 Rabiul Akhir 1442 / 04 December 2020

Pengemudi Ojol: Kenaikan Tarif Sudah Sesuai Keinginan Kami

Selasa 10 Mar 2020 14:02 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya

Sejumlah pengemudi ojek daring (online) menunggu penumpang di depan Stasiun Pondok Cina, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (11/6/2019).(Antara/Yulius Satria Wijaya)

Sejumlah pengemudi ojek daring (online) menunggu penumpang di depan Stasiun Pondok Cina, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (11/6/2019).(Antara/Yulius Satria Wijaya)

Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Tarif ojol di Jabodetabek naik mulai pekan depan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengemudi ojek daring atau ojek online (ojol) senang dengan keputusan kenaikan tarif di Jabodetabek. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan akan menaikkan tarif ojol. Kenaikan ini akan berlaku pada pekan depan.

"Kenaikan tarif yang diumumkan oleh Dirjen Perhubungan Darat hari ini sudah mengakomodir keinginan dari rekan-rekan pengemudi di Jabodetabek," kata Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono, Selasa (10/3).

Dia menuturkan, pada dasarnya Garda menerima keputusan regulator atas kenaikan tarif ojol taersebut. Igun mengatakan, asosiasi pengemudi menilai besaran kenaikan tarif tersebut sudah seharusnya dilakukan.

"Terlebih, ini juga sesuai dengan formulasi yang kami aspirasikan kepada Kemenhub sebelumnya dan ternyata juga sesuai dengan formulasi tarif dari Kemenhub," kata Igun.

Sebelumnya, Kemenhub memastikan akan menaikkan tarif ojol mulai pekan depan untuk zona dua, yaitu Jabodetabek. Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan besaran kenaikan tarif ojol Rp 250 per kilometer untuk tarif batas bawah (TBB) dan Rp 150 untuk tarif batas atas (TBA).

"Saya akan siapkan keputusan menteri (pengganti Ketetapan Menteri Nomor 348). Siap 16 Maret 2020 kenaikan tarif bisa dijalankan aplikator," kata Budi di Gedung Kemenhub, Selasa (10/3).

Budi mengatakan, dengan besaran kenaikan tersebut, tarif batas bawah (TBB) ojek daring yang sebelumnya Rp 2.000 menjadi Rp 2.250. Begitu juga dengan tarif batas atas (TBA) yang sebelumnya Rp 2.500 menjadi Rp 2.650.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA