Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Thursday, 11 Rabiul Akhir 1442 / 26 November 2020

Jubir OPM Bantah Catut Nama Pangdam Cenderawasih

Senin 09 Mar 2020 16:40 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Ratna Puspita

[Ilustrasi] Prajurit TNI di perbatasan Papua.

[Ilustrasi] Prajurit TNI di perbatasan Papua.

Foto: Republika/ Prayogi
Jubir OPM mengaku tak mengetahui sumber berita yang dimaksud pangdam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom, mengaku tidak pernah mengeluarkan berita dengan mencatut nama Pangdam XVII/Cenderawasih. Ia menyebut Pangdam XVII/Cenderawasih mencemarkan namanya dan TPNPB-OPM.

"Belum pernah keluarkan berita itu, tentang percakapan antara Pangdam Cenderawasih dengan Lekagak Telenggen dan kami juga belum ketahui hal itu," terang Sebby dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/3).

Sebby mengatakan dirinya merupakan orang terpelajar dan mengetahui etika jurnalistik. Dia tidak akan mengumumkan informasi melalui siaran pers jika sumber berita yang ia dapatkan tidak jelas. Ia mengaku tidak mengetahui sumber berita yang dimaksud itu.

Baca Juga

"Berita itu Pangdam Cenderawasih Asaribab mencemarkam nama baik saya 'Sebby Sambom' dan juga organisasi kami. Karena manajemen markas pusat Komnas TPNPB belum keluarkan berita itu dan kami akan cek sumber beritanya," katanya.

Sebelumnya, Sebby disebut mencemarkan nama baik Pangdam XVII/Cenderawasih. Karena itu, TNI akan meminta instruksi Polri untuk berkoordinasi dengan pemerintah Papua Nugini agar melakukan upaya penegakkan hukum terhadap Sebby.

"Kodam XVII/Cenderawasih akan meminta institusi Polri untuk berkoordinasi dengan otoritas pemerintah PNG agar melakukan upaya penegakan hukum terhadap Sabby Sambom," ujar Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Eko Daryanto, dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/3).

Eko menjelaskan, hal itu dilakukan menyusul beredarnya rilis yang mengatasnamakan TPNPB News yang diduga kuat terkait dengan Sebby. Rilis itu, menurut Eko, menyatakan Pangdam XVII/Cenderawasih melakukan kontak telepon dengan salah satu pimpinan TPNPB-OPM, Lekagak Talenggen.

"Pangdam XVII/Cenderawasih tidak pernah melakukan kontak telepon dengan Lekagak Talenggen," kata Eko.

Eko menyebut Lekagak Talenggen bersama dengan Sebby Sambom telah berkali-kali melakukan pembohongan publik demi mencari popularitas pribadi. Dia mengaku, pihaknya mengetahui keberadaan Sebby saat ini, yakni di wilayah Papua Nugini.

"Yang bersangkutan tidak pernah melihat langsung situasi Tembagapura, selain mendapatkan informasi sepihak dari Lekagak Talenggen," tuturnya.

Eko mengatakan, tindakan Sebby Sambom dengan mencatut jabatan Pangdam XVII/Cenderawasih dalam rilisnya telah mencemarkan nama baik Pangdam XVII/Cenderawasih maupun Kodam XVII/Cenderawasih.

Atas dasar itu ia meminta institusi Polri untuk berkoordinasi dengan otoritas pemerintah Papua Nugini agar melakukan upaya penegakkan hukum terhadap Sebby.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA