Thursday, 8 Zulhijjah 1443 / 07 July 2022

Senator AS Karantina Diri Setelah Kontak dengan Virus Corona

Senin 09 Mar 2020 10:39 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

Virus Corona (ilustrasi).

Virus Corona (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com
Senator AS menghadiri pertemuan dengan orang yang positif virus corona.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Ted Cruz mengatakan ia akan mengkarantina dirinya sendiri di rumah di Texas pekan ini. Hal itu Cruz umumkan karena ia menghadiri pertemuan kelompok konservatif 10 hari yang lalu.

Di sana, ia berinteraksi melalui jabat tangan dan berbicara singkat dengan orang yang dinyatakan positif terjangkit virus corona atau Covid 19. Cruz salah satu politisi dan aktivis konservatif yang berkumpul di luar Washington bulan lalu.

Baca Juga

Ia menghadiri acara tahunan Conservative Political Action Conference (CPAC) yang bertajuk 'America vs. Socialism'. Cruz mengatakan dalam konferensi itu, ia berinteraksi kurang dari satu menit dengan orang yang positif Covid 19.

"Saya tidak mengalami gejala apa pun dan saya merasa baik dan sehat, mengingat interaksinya 10 hari yang lalu, rata-rata masa inkubasi 5 sampai 6 hari, interaksi kurang dari satu menit dan saya saat ini saya tidak memiliki gejala, pihak berwenang kesehatan sudah memberitahu saya penularan dari orang ke orang melalui saya sangat rendah," kata Cruz, Senin (9/3).

Wabah Covid 19 yang pertama kali merebak di China telah menewaskan lebih dari 3.600 orang di seluruh dunia. Cruz mengatakan walaupun merasa sehat tapi demi pencegahan ia akan melakukan karantina di rumahnya di Texas.

"Namun demikian, untuk kehati-hatian, pekan ini saya memutuskan untuk tetap berada di rumah saya di Texas, sampai 14 hari sejak interaksi CPAC," kata Cruz.

Dalam kesempatan terpisah penyelenggara acara Ketua Serikat Konservatif Amerika Matt Schlapp mengatakan ia 'tidak sengaja' kontak dengan peserta yang positif Covid 19. Tapi ia merasa 'sehat seperti kuda' dan tidak mendengar ada peserta yang merasa sakit.

Presiden AS Donald Trump dan wakilnya Mike Pence juga menghadiri pertemuan akhir bulan Februari itu. Tapi di stasiun televisi Fox News, Schlapp mengatakan keduanya tidak melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi.

Sudah lebih dari 50 negara bagian di AS yang melaporkan kasus Covid 19. Termasuk kasus pertama di negara bagian Virginia dan Connecticut pada Ahad (8/3).

Wabah virus corona mengganggu kegiatan sehari-hari masyarakat. Beberapa konser dan pertemuan dibatalkan. Sejumlah universitas juga meminta mahasiswa tetap tinggal di rumah dan belajar secara online.

Pejabat kesehatan AS Anthony Fauci mengatakan karena wabah Covid 19 warga Amerika terutama yang rentan tertular harus berhenti menghadiri pertemuan-pertemuan skala besar. Selain Cruz, Trump dan Pence, pertemuan CPAC juga dihadiri oleh kepala staf Gedung Putih Mark Meadows, penasihat Gedung Putih Jared Kushner dan anggota House of Representative Jim Jordan.

Melalui media sosial Twitter, Schlapp mengatakan ia berjabat tangan dengan Trump sebelum presiden berpidato dalam konferensi itu. Tapi orang yang terinfeksi Covid 19 tidak hadir saat Trump berpidato.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA