Saturday, 3 Jumadil Akhir 1442 / 16 January 2021

Saturday, 3 Jumadil Akhir 1442 / 16 January 2021

Fred yang Kini Diandalkan MU

Kamis 05 Mar 2020 22:13 WIB

Red: Agung Sasongko

Pemain Manchester United Fred.

Pemain Manchester United Fred.

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL .
Di musim pertama, Fred kesulitan dengan hanya tampil sebagai starter 13 kali.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Publik Old Trafford menaruh harapan tinggi pada Fred usai dipinang dari Shakhtar Donestk 52 juta pounds. Di musim perdananya, pemain asal Brasil itu terlihat kesulitan untuk membuktikan ia pantas dibayar mahal MU, dengan hanya 13 kali jadi starter musim lalu.

Fred gagal masuk skuat Brasil untuk Copa America, walaupun saat itu ia disibukan oleh persiapan pernikahaannya pada bulan Juli. Sebagian besar suporter lebih menginginkan klub mempertahankan Ander Herrera, yang pilih hengkang ke Paris Saint-Germain.

Namun, musim keduanya di Old Trafford, pemain berusia 27 tahun itu mulai menunjukan kemampuannya. Sejak Oktober, ia sudah jadi starter dalam 21 pertandingan Liga Inggris secara beruntun, dan jadi bagian penting sejak Paul Pogba cedera.

Baca Juga

Pada Januari, Fred jadi 'Player of the Month klub, dan Februari lalu ia mencetak dua gol lawan Club Brugge. Manajer MU Ole Gunnar Solskjaer pun tak percaya kalau Fred akhirnya mencetak gol, sesuatu yang sangat jarang dilakukannya. ''Saya tidak yakin jika saya masih hidup saat dia (Fred) mencetak gol lagi,'' ucap Ole sambil bercanda, dikutip dari Sky Sports, Kamis (5/3).

Sekarang, semua orang memperhatikannya di tempat utama skuat Solskjaer. Bahkan, Jose Mourinho, yang memboyong Fred saat masih jadi pelatih MU, menilai mantan pemainnya itu punya otak yang kreatif dan visi mengumpan yang baik. Solskjaer menilai kalau Fred telah menjawab tantangan musim ini.

''Musim pertama dia kesulitan. Namun sejak kami masuk dan kami memberikan kepercayaan padanya, dan dia tahu itu,'' ujar Solskjaer.

Aspek mental dalam pertandingan yang dimiliki Fred memang tak bisa diremehkan. Bahasa Inggrisnya juga mengalami peningkatan. Peran pelatih lain, Michael Carrick juga cukup signifikan. Ia sering melakukan percakapan tatap muka dengan mantan pemain MU dan juga gelandang tim nasional Inggris itu, untuk menenangkannya di lapangan.

Faktor fisik juga sangat terlihat perkembangannya. Wilayah jangkauan Fred merupakan yang paling luas dibandingkan pemain MU lainnya dalam lima pertandingan Liga Inggris tahun ini. Bisa saja jadi enam pertandingan kalau saja tak ada Bruno Fernandes saat lawan Chelsea, dan tujuh laga jika tak ditarik keluar ketika United menang 3-0 lawan Watford.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA