Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Cegah Corona, Ini Instruksi Wali Kota Bandung

Rabu 04 Mar 2020 23:45 WIB

Red: Bayu Hermawan

Wali Kota Bandung, Oded M Danial

Wali Kota Bandung, Oded M Danial

Foto: republika/fauzi ridwan
Wali Kota minta tim pantau warga yang baru pulang dari luar negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung, Oded M Danial meminta agar tim pencegahan virus corona yang sudah dibentuk untuk memantau warga Kota Bandung yang memiliki riwayat telah bepergian dari luar negeri. Ia berharap tim diharapkan bisa memantau ditingkat kewilayahan RT dan RW.

"Kita berharap ada tim satgas ini memperhatikan (dan) mengevaluasi warga Bandung yang baru pulang dari luar negeri," ujarnya di Balai Kota Bandung, Rabu (4/3). Menurutnya, tim satgas pencegahan virus corona diketuai oleh asisten 3 Setda Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Ia mengatakan, tim tidak hanya dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) akan tetapi melibatkan Babinsa, Babhinkamtibmas, Kapolsek dan Danramil. Mereka katanya diharapkan bisa memiliki kesiapan antisipasi terhadap penyebaran corona.

Menurutnya, tim satgas akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan merespon terhadap laporan dari masyarakat. Ia pun meminta agar warga yang baru pulang dari luar negeri dan mengalami gejala demam, batuk dan sesak untuk segera melapor.

Oded pun mengingatkan kepada warga Bandung untuk tetap tenang dan tidak panik. Menurutnya, keberadaan tim satgas diharapkan bisa meminimalisasi dan mencegah penyebaran virus corona tersebut.

"Jangan panik dan Insya Allah tim satgas ini sudah dibentuk sampai tingkat kewilayahan agar bisa sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat supaya tidak panik," katanya.

Ia pun mengimbau kepada pengusaha agar tidak menimbun masker yang sedang dibutuhkan masyarakat atau menjual dengan harga mahal serta dijual ke luar daerah. Menurutnya, pihaknya sudah memantau kondisi dilapangan tentang keberadaan masker.

"Tadi pagi sudah sidak langsung ke pasar-pasar termasuk ke pasar ritel ternyata betul kondisinya seperti itu (kosong). Kepada para ritel dan pengusaha jangan ada yang bermain atau menimbun," katanya.

Muhammad Fauzi Ridwan

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA