Wednesday, 7 Zulhijjah 1443 / 06 July 2022

Pembelian SR012 Biasanya Meningkat di Akhir Masa Penawaran

Selasa 03 Mar 2020 19:55 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Friska Yolandha

Mandiri Syariah memantau perkembangan penjualan Sukuk Ritel seri terbaru SR012 yang sudah bisa dipesan sejak 24 Februari. Group Head Wealth Management Mandiri Syariah, Muhammad Triarso menyampaikan sudah banyak permintaan dari nasabah baru.

Mandiri Syariah memantau perkembangan penjualan Sukuk Ritel seri terbaru SR012 yang sudah bisa dipesan sejak 24 Februari. Group Head Wealth Management Mandiri Syariah, Muhammad Triarso menyampaikan sudah banyak permintaan dari nasabah baru.

Foto: Tahta Aidilla/Republika
Mandiri Syariah memantau perkembangan penjualan Sukuk Ritel seri terbaru SR012 yang sudah bisa dipesan sejak 24 Februari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mandiri Syariah memantau perkembangan penjualan Sukuk Ritel seri terbaru SR012 yang sudah bisa dipesan sejak 24 Februari. Group Head Wealth Management Mandiri Syariah, Muhammad Triarso menyampaikan sudah banyak permintaan dari nasabah baru.

"Perkembangan kali ini cukup bagus, nasabah sudah mulai melakukan pendaftaran SID dan SRE melalui BSM Net Banking," katanya kepada Republika.co.id, Selasa (3/3).

Kupon sebesar 6,3 persen per tahun dinilai masih menarik minat investor untuk membeli SR012 di Mandiri Syariah. Meski menurut trennya, kata dia, pembelian akan lebih banyak di akhir masa penawaran.

Triarso mengatakan berinvestasi di SR012 banyak manfaatnya. Selain aman karena dijamin oleh Undang-Undang, kupon SR012 cukup tinggi yaitu sebesar 6,3 persen per tahun seiring dengan penurunan BI 7D RR Rate sebesar 4,75 persen.

Sukuk Ritel ini juga dapat diperdagangkan di Pasar Sekunder. Triarso menyampaikan, Mandiri Syariah juga memberikan berbagai program menarik dalam pemasaran SR012 ini bagi masabah. 

Nasabah yang ingin membeli SR012 di Mandiri Syariah tidak perlu repot ke Cabang. Nasabah dapat mengaksesnya melalui Net Banking Mandiri Syariah kapan saja dan di mana saja.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA