Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

IGI: Sekolah Perlu Aktifkan Kembali Unit Kesehatan

Selasa 03 Mar 2020 17:53 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Andi Nur Aminah

Sejumlah siswa mencuci tangan saat edukasi kebersihan tangan (ilustrasi)

Sejumlah siswa mencuci tangan saat edukasi kebersihan tangan (ilustrasi)

Foto: Antara/Aloysius Jarot Nugroho
Selama ini banyak sekolah sudah antisipatif dengan menjaga kebersihan.

JAKARTA -- Ikatan Guru Indonesia (IGI) mengingatkan agar sekolah lebih antisipatif penyakit yang mungkin timbul. Ia menuturkan, sebenarnya selama ini banyak sekolah sudah antisipatif dengan menjaga kebersihan.

Ketua Umum IGI, Muhammad Ramli Rahim mengatakan sebenarnya unit kesehatan di sekolah banyak tersedia. Hanya saja belum diaktifkan secara maksimal. "Sebenarnya di banyak sekolah sudah ada, tapi tidak berfungsi maksimal. Ini yang perlu diperhatikan kembali. Apalagi dengan keterbatasan alat-alat yang mereka miliki," kata Ramli, Selasa (3/3).

Ia melanjutkan, budaya gemar cuci tangan perlu kembali dibudayakan. Namun, sekolah harus ingat bahwa sabun yang digunakan bukanlah sabun batangan, melainkan sabun cair.

Ramli juga menambahkan agar disediakan masker yang cukup di sekolah. Sehingga, begitu ada warga sekolah yang menunjukkan gejala penyakit terkait dengan virus corona langsung diberikan masker untuk ditangani di unit perawatan khusus.

"Jadi, seharusnya pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus menyediakan masker di sekolah dalam jumlah yang cukup," kata dia lagi.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah pusat dan daerah harus memastikan rumah sakit tertentu yang bisa menjadi rujukan ketika warga sekolah dicurigai terjangkit virus corona. "Jangan sampai sekolahnya bingung dan jika ada yang sakit dibawa ke puskesmas yang justru akan menyebar ke tempat lain," kata Ramli menegaskan.

Sebelumnya, Kemendikbud telah mengimbau agar dinas pendidikan berkoordinasi dengan dinas kesehatan. Semua langkah yang diambil harus sesuai dengan rekomendasi dinas kesehatan.

Langkah-langkah yang dilakukan, jangan sampai mengurangi hak pendidikan ataupun belajar kepada para siswa. Kemendikbud mengimbau agar seluruh warga sekolah termasuk orang tua murid mencari informasi selengkap mungkin mengenai virus corona, dan tidak termakan dengan berita yang salah.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA