Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Cara Nabi Muhammad Mengobati Penyakit

Selasa 03 Mar 2020 16:57 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Muhammad Hafil

Nabi Muhammad memiliki cara-cara tersendiri dalam mengobati penyakit. Foto: Rasulullah SAW (ilustrasi)

Nabi Muhammad memiliki cara-cara tersendiri dalam mengobati penyakit. Foto: Rasulullah SAW (ilustrasi)

Foto: republika
Nabi Muhammad memiliki cara-cara tersendiri dalam mengobati penyakit.


JAKARTA – Sebagai kekasih Allah, Nabi Muhammad juga pernah mengalami rasa sakit secara jasmani. Rasulullah pun memiliki cara-cara tersendiri dalam mengobati penyakit yang menghampirinya. Berikut cara-cara Rasulullah dalam mengobati penyakit.

Dalam buku Ensiklopedia Islam al-Kamil karya Syaikh Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah at-Tuwajiri disebutkan beberapa cara mengobati penyakit ala Rasulullah SAW. Cara-cara ini dihimpun berdasarkan sejumlah hadis yang diriwayatkan sejumlah sahabat.

Pertama, Rasululah bertiup ke bagian tubuh yang sakit sambil membaca doa perlindungan (mu’awwidzat). Ketika seseorang yang menderita sakit masih mampu meniupkan sendiri tubuhnya, maka hal serupa tidak diperlukan ketika sakit itu kian bertambah parah.

Baca Juga

Rasulullah SAW menjelang akhir hayatnya dibantu oleh Aisyah dalam ber-mu’awwidzat. Aisyah berkata: “Rasulullah SAW meniupkan pada tubuhnya sendiri saat sedang menderita sakit menjelang wafatnya. Beliau ber-mu’awwidzat. Dan ketika sakitnya semakin parah, maka akulah (Aisyah) yang meniupkan kepadanya sambil membaca mu’awwidzat. Kemudian aku menyapunya dengan tangan beliau karena kedua tangan beliau mengandung berkah,”.

Hadis ini berkedudukan shahih dan diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. Kedua, selain mu’awwidzat, Rasulullah juga mengobati penyakitnya dengan meletakkan tangan di bagian tubuh yang sakit sambil mengucap lafadz bismillah.

Ketiga, terdapat salah satu hadis mengenai kesehatan dan obat yang cukup populer. Rasulullah bersabda: “Jintan hitam (habbat as-sauda) dapat menyembuhkan semua penyakit kecuali kematian,”. Itulah mengapa tak habat as-sauda saat ini banyak kita temui di toko-toko herbal kesehatan.
Keempat, selain mengobati penyakit dengan merekomendasikan obat herbal nan alami seperti habat as-sauda, Rasulullah juga mengobati penyakitnya dengan cara membekam diri dan meminum madu.

Hal ini sebagaimana hadis yang diriwayatkan Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda: “Terdapat tiga macam penyembuhan. (antara lain) daam sayatan bekam, minum madu, dan aku melarang umatku melakukan penyembuhan dengan cara besi yang dipanaskan,”.

Di saat virus corona mewabah di dunia hingga masuk ke Tanah Air seperti saat ini, ada baiknya sebagai umat Muslim kita patut menjaga diri dan kesehatan. Tirulah pola hidup Rasulullah, termasuk berdoa dan berupaya semaksimal mungkin agar terhidar dari penyakit yang berbahaya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA