Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

PLN: Rasio Elektrifikasi di NTT Mencapai 86,36 Persen

Senin 02 Mar 2020 09:57 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

PLN terus meningkatkan elektrifikasi. PLN menyatakan rasio elektrifikasi desa di NTT capai 92,04 persen

PLN terus meningkatkan elektrifikasi. PLN menyatakan rasio elektrifikasi desa di NTT capai 92,04 persen

Foto: PLN
PLN menyatakan rasio elektrifikasi desa di NTT capai 92,04 persen

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ignatius Rendroyoko, mengemukakan, rasio elektrifikasi listrik di provinsi berbasiskan kepulauan itu telah mencapai 86,36 persen per Februari 2020.

“Tingkat rasio elektrifikasi ini dengan total sebanyak 816.433 pelanggan, sementara untuk rasio desa berlistrik di NTT sudah lebih tinggi mencapai 92,04 persen,” katanya kepada wartawan di Kupang, Senin (2/3).

Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan kondisi rasio elektrifikasi listrik terkini di Nusa Tenggara Timur untuk menggambarkan jumlah rumah tangga yang sudah menikmati listrik di provinsi setempat.

Kondisi rasio elektrifikasi ini meningkat secara bertahap dari sebelumnya pada Oktober 2019 tercatat sebesar 82,97 persen. Peningkatan ini seiring dengan bertambahnya upaya penyambungan listrik ke rumah-rumah warga, katanya.

Ignatius menjelaskan, kehadiran program penyambungan listrik secara gratis dari dana bantuan sosial atau CSR (Corporate Social Responsibility) yang dihadirkan perusahaan plat merah ini.

“Kami mencatat sebanyak 12.503 rumah tangga di NTT telah menerima manfaat program CSR selama 2019 lalu,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, PLN juga menghadirkan Program OMOH (One Man One Hope) dengan mengumpulkan dana dari para pegawai di lingkungan PLN senilai minimal Rp750 ribu per orang untuk membantu pemasangan baru listrik bagi masyarakat yang tidak mampu sejumlah 800 rumah tangga.

Ia juga menyatakan selain PLN, bantuan penyambungan listrik gratis juga diberikan melalui subsidi dari pemerintah daerah seperti di Kabupaten Sikka sebanyak 1.725 rumah tangga dan Kabupaten Manggarai Barat 600 rumah tangga.“Ada juga bantuan dari Kementerian ESDM sebanyak 657 rumah tangga dan tentu kami sangat mengapresiasi bantuan berbagai stakeholder seperti ini untuk mempercepat peningkatan rasio elektrifikasi di daerah ini,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi di NTT hingga mencapai 100 persen dengan terus menggenjot pembangunan jaringan listrik ke desa-desa serta penyambungan baru ke setiap rumah tangga.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA