Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Gara-Gara Virus Corona, Nike Tutup Kantor Pusatnya di Oregon

Senin 02 Mar 2020 08:31 WIB

Red: Nidia Zuraya

Logo Nike

Logo Nike

Foto: REUTERS
Penutupan kantor Nike dilakukan sehari setelah kematian pertama virus corona di AS.

REPUBLIKA.CO.ID, OREGON -- Produsen sepatu Nike mengumumkan pada hari Ahad (1/3) bahwa untuk sementara waktu manajeman akan menutup kantor pusat perusahaan di Beaverton, Oregon. Hal ini dilakukan manajemen untuk mensterilkan kompleks perkantoran Nike setelah otoritas kesehatan Amerika Serikat melaporkan kematian pertama dari virus corona baru atau Covid-19 sehari sebelumnya.

"Meskipun kami tidak memiliki informasi yang menunjukkan paparan karyawan Nike, karena sangat hati-hati, kami sedang melakukan pembersihan kantor secara mendalam," kata juru bicara Nike kepada KGW, stasiun televsi yang berafiliasi ke NBC di Portland, Oregon.

"Semua bangunan dan fasilitas di kantor pusat, termasuk pusat kebugaran, akan ditutup pada akhir pekan," ujar juru bicara Nike seperti dilansir laman Business Insider, Ahad (1/3).

Seorang karyawan sekolah dasar di Lake Oswego dinyatakan positif virus pada hari Jumat (28/2), menjadi kasus positif pertama diduga Covid-19 di Oregon. Kasus dianggap positif sampai tes dari Pusat Pengendalian Penyakit keluar hasilnya.

Tujuh orang di negara bagian saat ini diselidiki dengan gejala virus dan menunggu hasil tes. Menurut KGW, 88 orang di Oregon sedang dimonitor untuk tanda-tanda virus, tetapi saat ini tidak menunjukkan gejala.

Sementara itu, kematian akibat virus corona pertama di Amerika Serikat dilaporkan oleh CDC pada hari Sabtu (29/2) di Negara Bagian Washington. Seorang pria berusia 50-an meninggal di fasilitas Evergreen Health di King County, Washington.

Sekitar 27 dari 108 penduduk di fasilitas tersebut dan 25 dari 180 anggota staf telah menunjukkan gejala virus, menurut laporan Business Insider sebelumnya.

Seperti dilaporkan the Washington Post, Covid-19 kemungkinan telah menyebar di Negara Bagian Washington selama enam minggu karena analisis genetik mengungkapkan virus dari orang yang baru terinfeksi sangat cocok dengan orang pertama dari pasien virus corona AS, yang didiagnosis di Washington.

Keputusan Nike untuk sementara waktu menutup kantor pusatnya di AS tampaknya menandai pertama kalinya sebuah perusahaan besar AS menutup kantornya di AS sebagai akibat dari virus corona.

Penutupan kantor dilakukan sejumlah perusahaan dunia di beberapa negara. Ketika wabah corona di China dimulai, misalnya, Apple sementara waktu menutup semua kantor perusahaan dan toko ritel di negara itu. Kini kantor-kantor tersebut telah dibuka kembali.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA