Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Garuda Tunda Sementara Pengangkutan dan Jamaah Umroh

Sabtu 29 Feb 2020 01:45 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Maskapai Garuda Indonesia (ilustrasi)

Maskapai Garuda Indonesia (ilustrasi)

Foto: Antara/Puspa Perwitasari
Garuda Indonesia melayani 24 frekuensi penerbangan setiap minggu.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Maskapai Garuda Indonesia menunda sementara waktu pengangkutan penumpang dan jamaah umroh karena khawatir akan penyebaran virus corona (COVID-19). Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam surat elektroniknya yang diterima Jumat (28/2) mengatakan selain melakukan penundaan memberangkatkan jamaah umroh maupun wisatawan, pihak Garuda menyatakan kesiapan menjemput jamaah umroh yang saat ini di Arab Saudi.

Baca Juga

Maskapai Garuda Indonesia menunda sementara untuk mengangkut jemaah umroh dan penumpang dengan visa turis menuju Jeddah dan Madinah menyusul kebijakan penangguhan sementara kunjungan ke Arab Saudi dari General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi terkait dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di negara tersebut. Irfan mengatakan Garuda Indonesia tetap melayani penerbangan dari dan menuju Arab Saudi untuk mengangkut penumpang pemegang visa selain umroh dan turis.

“Layanan penerbangan Garuda Indonesia tersebut juga dimaksudkan untuk mengakomodir kepulangan para jamaah umroh yang saat ini tengah berada di Arab Saudi yang akan kembali ke Indonesia,” katanya.

Saat ini, Garuda Indonesia melayani 24 frekuensi penerbangan setiap minggu. Terdiri atas 18 kali penerbangan Jakarta-Jeddah per pekan dan enam kali penerbangan Jakarta-Madinah per pekan.

Sesuai dengan kebijakan pemerintah Arab Saudi, penundaan sementara angkutan jamaah umroh dan pemegang visa turis itu telah diberlakukan sejak Kamis (27/2) hingga waktu yang akan ditentukan lebih lanjut sesuai dengan kebijakan pemerintah Arab Saudi. Dengan adanya penundaan sementara penerbangan bagi jamaah umroh dan pemegang visa turis ke Arab Saudi tersebut, Garuda Indonesia memberlakukan kebijakan yang fleksibel terkait dengan mekanisme penyesuaian tiket dan jadwal penerbangan. Baik bagi agen perjalanan umrah maupun para penumpang pemegang visa turis yang terdampak.

Garuda Indonesia juga menganjurkan kepada calon penumpang untuk melakukan pengecekan jadwal penerbangan secara berkala pada kanal media sosial resmi Garuda Indonesia. Seperti website, Twitter, dan Facebook, khususnya untuk rute-rute rawan penyebaran COVID-19.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai ketentuan mekanisme penyesuaian tiket dan jadwal penerbangan, penumpang dapat menghubungi Call Center Garuda Indonesia (24 jam) di nomor 021-2351 9999 dan 0804 1 807 807, www.garuda-indonesia.com dan Twitter@GarudaCares.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA