Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

BPBD Banjarnegara Datangkan Tim Geologi ke Lokasi Longsor

Kamis 27 Feb 2020 20:32 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

[Ilustrasi]

[Ilustrasi]

Foto: Antara/Adeng Bustomi
Tim geologi didatangkan untuk mendapat rekomendasi upaya terbaik di lokasi longsor.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARNEGARA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara mendatangkan tim ahli geologi ke lokasi longsor di Desa Majatengah, Kecamatan Banjarmangu.

"Hari ini tim ahli Geologi dari Bandung didampingi staf BPBD Banjarnegara meninjau lokasi longsor Desa Majatengah," kata Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara Arief Rahman di Banjarnegara, Jawa Tengah, Kamis (27/2).

Dia menambahkan pihaknya mendatangkan tim geologi guna mendapatkan rekomendasi mengenai upaya terbaik yang harus dilakukan di lokasi longsor tersebut. "Nantinya akan disimpulkan dan direkomendasikan langkah-langkah penanganan yang tepat yang harus dilakukan secara jangka pendek dan jangka panjang," ujarnya.

Dengan adanya rekomendasi tim ahli, menurut dia diharapkan langkah penanganan yang akan dilakukan bisa berjalan secara tepat sasaran.

Sementara itu, dia menyampaikan bahwa longsor di Desa Majatengah terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah itu pada Kamis (20/2). "Longsor telah menyebabkan lima rumah warga mengalami kerusakan dan beberapa rumah lainnya terancam," sebutnya.

Sementara itu, dia juga kembali mengimbau warga di Desa Majatengah, Kecamatan Banjarmangu untuk tetap mewaspadai kemungkinan longsor susulan menyusul tingginya curah hujan di wilayah setempat.

Dia mengingatkan bahwa berdasarkan prakiraan BMKG curah hujan masih akan tinggi hingga beberapa waktu ke depan. "Karena itu kami mengingatkan warga untuk senantiasa mewaspadai kemungkinan longsor dan tanah bergerak susulan," katanya.

Dia juga meminta warga untuk segera melaporkan kepada BPBD apabila menemukan tanda-tanda rekahan tanah di wilayahnya masing-masing. Dia mengemukakan BPBD Banjarnegara menyiagakan posko 24 jam guna mengantisipasi kejadian bencana selama puncak musim hujan.


sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA