Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Monday, 13 Sya'ban 1441 / 06 April 2020

Garuda Indonesia Batalkan Penerbangan Umroh

Kamis 27 Feb 2020 15:59 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya

Garuda Indonesia

Garuda Indonesia

Foto: ANTARA
Saat ini Garuda Inodnesia memiliki empat penerbangan ke tanah suci.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Arab Saudi saat ini sudah mengeluarkan kebijakan untuk sementara menutup akses jamaah umrah untuk mengantisipasi virus corona baru atau Covid-19. Akibat hal tersebut, Garuda Indonesia pastikan penerbangan umroh hari ini dibatalkan.

“Iya tadi kita mau terbangkan tapi tidak diterima. Nanti (kalau diterbangkan) malah ke mana-mana,” kata Komisaris Utama Garuda Indonesia Triawan Munaf di Kantor Garuda, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (27/2).

Triawan menegaskan semua penerbangan umroh yang belum terbang dibatalkan. Triawan memastikan Garuda masih mengkoordinasikan dampak akibat kebijakan Arab Saudi terkait penerbangan umroh yang sudah dijadwalkan sebelumnya.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra memastikan saat ini tengah melakukan pembahasan terkait dampak dari pembatalan penerbangan umroh. “Kami masih komunikasi dan pertanyakan bagaimana mereka yang punya visa umroh dan jadwal berangkat,” jelas Irfan.

Terlebih, Irfan memastikan saat ini Garuda memiliki empat penerbangan ke tanah suci. Dia mengatakan, Garuda memiliki dua penerbangan ke Jeddah dan dua penerbangan ke Madinah.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Saudi memberikan pernyataan melarang jamaah umrah masuk ke Arab Saudi. Dirjen Penyelenggaran Haji dan Umrah (PHU) meminta jajarannya melakukan sidak ke bandara sebagai antisipasi banyak jamaah yang ditangguhkan keberangkatannya ke Saudi.

Hal ini menyusul sikap Kementerian Luar Negeri Saudi yang memberikan pernyataan melarang jamaah umroh masuk Arab Saudi untuk menyikapi wabah virus corona. "Menghormati keputusan Arab Saudi sebagai bentuk antisipasi menyebarnya virus corona meminta semua jamaah umroh Indonesia untuk bersabar sambil menunggu pemerintah Arab Saudi membuka kembali," ujar Stafsus Menteri Agama RI Ubaidillah Amin Moch, Kamis (27/2).

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA