Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Jabar akan Bentuk SOP Tanggap Darurat Banjir

Kamis 27 Feb 2020 12:47 WIB

Rep: Arie Lukihardianti / Red: Agus Yulianto

Evakuasi korban banjir dan tanah longsor di Desa Sukakerti, Subang, Jawa Barat.

Evakuasi korban banjir dan tanah longsor di Desa Sukakerti, Subang, Jawa Barat.

Foto: ist
SOP ini dinilai akan mempercepat sinergi penanggulangan banjir.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) akan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai tanggap darurat bencana banjir di Jabar.  SOP tersebut meliputi bagaimana peninjauan di lapangan, pelaporan warga terdampak, hingga bagaimana posisi kesiapsiagaan Jabar.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja,  perumusan SOP tersebut, akan dilakukan dengan mengundang semua kepala daerah yang terdampak banjir. Dengan program masing-masing kabupaten/kota dalam penyelesaian banjir, SOP ini dinilai akan mempercepat sinergi penanggulangan banjir.

“Memang yang terpenting adalah nanti setelah kita selesai di dalam (SOP) tanggap darurat ini, pastinya harus kita lakukan lagi bagaimana planning untuk jangka panjangnya dalam menyelesaikan masalah banjir ini,” ujar Setiawan, Kamis (27/2).

Selain itu, dalam mengatasi banjir yang terbaru menggenangi kawasan Bekasi, Subang, Karawang, hingga Indramayu, Pemprov Jabar cepat tanggap ke lokasi bencana melalui Badan Penaggulangan Bencana Daerah Provinsi Jabar dan URC (Unit Reaksi Cepat) dan sudah memberikan bantuan logistik.

“Dan itu sudah di lapangan semua, bahkan sudah membangun dapur umum dan bantuan logistik. Bahwa Jawa Barat juga sudah memberikan atensi terhadap korban yang ada di lapangan,” kata Setiawan.

Setiawan pun berharap, kerja sama antara BPBD provinsi dengan BPBD kabupaten/kota terdampak bisi ditingkatkan guna menginventarisasi data-data yang diperlukan ketika bencana terjadi. Di antaranya, inventarisasi daerah mana yang terdampak, berapa orang yang menjadi korban, hingga kebutuhan apa saja yang diperlukan oleh masyarakat. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA