Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Menakar RUU Ciptaker

Kamis 27 Feb 2020 09:00 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

RUU Omnibus Law Cipta Kerja bikin cemas pekerja.

RUU Omnibus Law Cipta Kerja bikin cemas pekerja.

Foto: republika
.

Triana
Surabaya, Jawa Timur


Draft Rancangan Undang Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) menuai reaksi dari berbagai kalangan. Pihak buruh termasuk salah satu yang memprotes keras RUU tersebut. Beberapa pihak menyebut, tidak hanya kalangan buruh saja yang terdampak, namun lingkungan juga akan menjadi korban.

Pemerintah berdalih adanya RUU ciptaker akan memberi dampak positif bagi negara. Namun, banyak pihak yang menyangsikan. Betapa tidak, dengan melihat poin-poin dalam draft, justru pengusahalah pihak yang akan diuntungkan. Terlebih, jika investasi sebagai alasan menyejahterakan rakyat, bukankah Indonesia negeri yang memilki kekayaan luar biasa dalam hal sumber daya alam?

Ya, negeri ini menyimpan kekayaan alam yang sangat besar. Namun, kesalahan tata kelola sumber daya alam, menjadikan rakyat tidak bisa menikmati kekayaan yang Allah berikan. Diperlukan strategi sistemik dalam pengelolaan sumber daya yang ada. Selain itu, kehadiran negara dalam mendukung penguasaan teknologi mutlak dilakukan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA