Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Tuesday, 7 Sya'ban 1441 / 31 March 2020

Kapolres: Sodetan ke BKT Solusi Pertikaian di JGC

Kamis 27 Feb 2020 02:45 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Banjir di Cakung (foto ilustrasi).

Banjir di Cakung (foto ilustrasi).

Foto: Antara/Risky Andrianto
Banjir yang merendam ratusan rumah pendudukan di Cakung Timur imbas danau JGC.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian mengatakan, sodetan dari danau Perumahan Jakarta Garden City (JGC) menuju Banjir Kanal Timur merupakan solusi menyelesaikan pertikaian pihak pengelola dengan warga sekitar. Dengan solusi itu diharapkan tak ada lagi banjir dan perselisihan.

"Ini sudah diselesaikan, kita sudah panggil pihak yang bertikai untuk musyawarah dan mediasi," katanya di Jakarta, Rabu.

Dari hasil audiensi tersebut, kata Arie, dihasilkan kesepakatan untuk merealisasikan proyek sodetan dari danau JGC menuju BKT.

Alasannya, peristiwa banjir yang merendam ratusan rumah penduduk di Kelurahan Cakung Timur dan sebagian Kelurahan Rorotan merupakan imbas dari luapan air di danau JGC.

Arie menyebutkan danau tersebut hanya memiliki outlet pembuangan air menuju dua kawasan permukiman penduduk yang terdampak banjir pada Selasa (25/2) pagi.
"Akan segara dilaksanakan kegiatan pembuatan saluran di mana air di waduk JGC dialirkan ke waduk BKT," katanya.

Secara terpisah Corporate Communication Department Head PT Modernland Realty Tbk, Gunawan Setyo Hadi, mengatakan peristiwa meluapnya air danau yang merendam rumah penduduk sebagai musibah.

"Kita sepakat bahwa ini musibah yang menyebabkan kita kewalahan. Danau sudah didesain sedemikian matang untuk menampung air, tapi kan kita ketahui bersama, banjir pada saat itu menyergap hampir sebagian kawasan Jakarta," katanya.

Gunawan belum memastikan kapan pembuatan sodetan menuju BKT bergulir. Alasannya, sebagian area sodetan berada di luar lingkungan perumahan.

"Kalau di dalam lingkungan kita sendiri bisa mudah merealisasikannya, tapi ini kan di luar, harus banyak stakeholder yang dilibatkan," katanya.

Perumahan PGC saat ini memiliki dua lokasi danau, masing-masing seluas 15,4 hektare dengan kedalaman tujuh meter berkapasitas tampung 1 juta meter kubik, dan danau di belakang perumahan seluas hampir tiga hektare sedalam enam meter dengan kapasitas tampung 200 meter kubik.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA