Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

10 Calon Mahasiswa FK Unissula Didiskualifikasi

Rabu 26 Feb 2020 14:53 WIB

Rep: Bowo pribadi/ Red: Esthi Maharani

Salah satu sudut kampus Unissula Semarang, Jawa Tengah.

Salah satu sudut kampus Unissula Semarang, Jawa Tengah.

Foto: http://imams.edublogs.org
10 calon mahasiswa FK Unissula lakukan kecurangan seperti bawa jimat dan mencontek

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menggagalkan kecurangan dalam tes seleksi PMB mahasiswa Fakultas Kedokteran.

Sedikitnya 10 orang peserta tes seleksi PMB Kedokteran Umum dan Kedokteran Gigi yang melakukan tindakan kecurangan ini, didiskualifikasi dan otomatis otomatis digugurkan dari kepesertaan seleksi PMB tersebut.

Ketua Panitia PMB Unissula, Dedi Rusdi mengatakan, ke-10 peserta tersebut telah terbukti melakukan kecurangan saat mengikuti tes masuk Fakultas Kedokteran Umum dan Kedokteran Gigi Unissula, pada Senin (24/2) kemarin.

“Modusnya beragam, ada yang menggunakan jimat, ada yang menggunakan alat bantu komunikasi (earpiece) dan beberapa bentuk kecurangan lainnya,” ungkapnya kepada Republika, di Semarang, Rabu (26/2).

"Kami sangat menayangkan cara- cara yang tidak bermartabat ini,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Wakil Rektor III Unissula bidang Kemahasiswaan dan Alumni, M Qomaruddin mengungkapkan seharusnya calon mahasiswa tidak melakukan kecurangan atau melegalkan segala cara untuk bisa diterima sebagai mahasiswa baru Kedokteran Umum dan Kedokteran Gigi Unissula.

“Prodi Kedokteran Umum (S1) dan Kedokteran Gigi (S1) Unissula terakreditasi A dari BAN PT, juga telah terkareditasi internasional dengan level premier dari Accreditation Service for International Schools, Colleges & Universities yang berbasis di Inggris. Oleh karena itu, Panitia PMB Unissula sangat serius melakukan berbagai upaya pencegahan kecurangan dengan melakukan pengetatan pengawasan serta pemeriksaan, baik secara administratif maupun pada saat pelaksanaan tes seleksi," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA