Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Harga Cabai Masih Tinggi di Yogyakarta

Selasa 25 Feb 2020 20:37 WIB

Red: Nora Azizah

Harga cabai keriting di sejumlah pasar tradisional di Kota Yogyakarta masih merangkak naik (Foto: cabai merah keriting)

Harga cabai keriting di sejumlah pasar tradisional di Kota Yogyakarta masih merangkak naik (Foto: cabai merah keriting)

Foto: Antara/Irwansyah Putra
Musim hujan membuat komoditas cabai cepat busuk dan berimbas pada harga.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Harga cabai keriting di sejumlah pasar tradisional di Kota Yogyakarta masih merangkak naik. Tingginya harga cabai karena sulitnya komoditas cabai di musim hujan.

Baca Juga

"Kenaikan harga cabai disebabkan karena cuaca di musim hujan," kata salah satu pedagang cabai di Pasar Beringharjo, Gandong (54), Selasa (25/2).

Harga cabai merah keriting di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Selasa, terpantau dijual di kisaran Rp 50.000 per kilogram (kg) sebelumnya berada di kisaran Rp4 5.000 per kg. Sementara harga cabai merah besar berada di kisaran Rp 55.000 per kg sebelumnya Rp 50.000 per kg.

Menurut dia, meski cabai merah keriting dan cabai merah besar naik, namun aneka cabai rawit justru turun. Seperti cabai rawit merah turun dari Rp 33.000 per kg menjadi Rp 30.000 per kg dan cabai rawit hijau dari Rp 34.000 per kg menjadi Rp29.000 per kg.

Pedagang cabai lainnya, Warti (55), mengatakan, kendati harga cabai naik, daya beli masyarakat masih cukup tinggi. Selain itu, stok komoditas itu juga masih aman karena pasokan lancar.

"Pasokan cabai aman dan masih bisa mencukupi kebutuhan pembeli karena dipasok dari Muntilan, Magelang, dan Sragen meski pun pasokan dari Bantul berkurang. Pembeli masih ramai seperti biasa," kata Warti.

Seorang pembeli cabai, Winarto (40), mengatakan, kenaikan harga tidak mempengaruhi porsi pembelian cabai sebagai kebutuhan pokok usaha ayam pedas miliknya.

"Enggak naik ataupun naik saya tetap beli karena kebutuhan memasak," kata dia.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag DIY, Yanto Apriyanto, membenarkan bahwa kenaikan harga cabai keriting disebabkan tingginya curan hujan di Yogyakarta. Sebab, di musim hujan cabai mudah membusuk.

"Harga cabai terutama cabai keriting dan besar mengalami kenaikan hal ini disebabkan cuaca di mana curah hujan di DIY cukup lebat," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA