Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

UMM Tuan Rumah Monev Darmasiswa Kemdikbud

Selasa 25 Feb 2020 15:11 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Gita Amanda

Universitas Muhammadiyah Malang

Universitas Muhammadiyah Malang

Kegiatan beasiswa Darmasiswa sangat positif untuk mengenalkan budaya Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Biro Perencanaan dan Kerja sama Luar Negeri Kemdikbud, bekerja sama dengan Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan Monitoring Evaluasi Program Beasiswa Darmasiswa, wilayah Regional Malang Raya, di Kampus UMM, Senin (24/2). Monitoring dan evaluasi yang dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan bagi mahasiswa asing dalam mendalami budaya dan bahasa Indonesia.

Kepala BIPA UMM Arif Budi Wurianto mengaku sangat senang menjamu para mahasiswa asing yang datang dari enam pengelola beasiswa Darmasiswa selain UMM. Pengelola selain UMM yang dimaksud yakni Universitas Brawijaya, Politeknik Negeri Malang, Universitas Negeri Malang, STIE Malang Kucecwera, serta IKIP Budi Utomo.

“Kegiatan beasiswa Darmasiswa ini sangat positif untuk mengenalkan budaya Indonesia dan belajar bahasa Indonesia agar lebih dikenal negara asing. Selain itu pembelajaran penting lainnya, mahasiswa asing juga mendapat pembelajar toleransi, karena budaya Indonesia yang sangat beragam,” kata Arif melalui siaran persnya, Selasa (25/2).

Perwakilan Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Kemdikbud Sherly Lantang memgatakan, segala keluh kesah mahasiswa asing selama kegiatan beasiswa akan dievaluasi kembali. Nantinya, bukan hanya mendapat gelar pendidikan, tapi mahasiswa asing juga ditempa untuk menjadi duta bahasa dan budaya Indonesia di negara asalnya.

Kerja sama Program Beasiswa Darmasiswa dengan UMM sudah berjalan 14 tahun lamanya. Yakni sejak pertama kali diadakan pada 2006, dengan dibantu oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Mahasiswa yang menempa ilmu berhak mendapatkan tunjangan pendidikan sebesar 2,5 juta per bulannya.

“Untuk periode yang akan datang, UMM akan lebih banyak mengadakan kerja sama, baik dalam bentuk kerja sama luar negeri maupun dalam negeri. Untuk itu, perlu bantuan dan dukungan dari seluruh civitas akademika dalam mempererat hubungan kerjasama,” jelas Mathieu Mergans selaku staf Khusus Rektor UMM Bidang Hubungan Internasional.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA