Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Wednesday, 15 Sya'ban 1441 / 08 April 2020

Virus Corona Kian Meluas, IHSG Anjlok ke 5.700

Selasa 25 Feb 2020 10:13 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Friska Yolanda

Karyawan melewati monitor pergerakan angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Plaza Bank Mandiri, Jakarta, Jumat (24/1/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan Selasa (25/2).

Karyawan melewati monitor pergerakan angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Plaza Bank Mandiri, Jakarta, Jumat (24/1/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan Selasa (25/2).

Foto: Antara/Aprillio Akbar
Penyebaran corona menimbulkan ketidakpastian global.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan Selasa (25/2). Indeks saham melemah ke level 5.784,73 dibandingkan penutupan sebelumnya di level 5.807,05. 

Pada perdagangan hari ini, IHSG diprediksi kembali berpotensi melemah. "Kami melihat saat ini IHSG memiliki peluang bergerak melemah dan ditradingkan pada level 5.744 – 5.850," kata Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Selasa (25/2). 

Menurut Nico, pelemahan indeks saham masih dipengaruhi sentimen negatif penyebaran virus corona yang semakin meluas. Hal ini membuat kekhawatiran serta ketidakpastian global meningkat dengan cepat.

Wabah corona terus meluas hingga menyebar di luar wilayah China. Hingga saat ini, korban meninggal diseluruh dunia sudah mencapai 2.624, dengan total kasus sebanyak 79.440. 

Dari italia sudah melaporkan lebih dari 200 kasus, dan setidaknya ada enam kematian yang terjadi. Kematian juga terjadi setidaknya 12 orang di Iran. Sementara di Korea Selatan, kasus yang terinfeksi sudah lebih dari 600 orang dengan 6 diantaranya mengalami kematian. 

"Hal inilah yang membuat dunia khawatir bahwa wabah virus korona belum berakhir, dan justru malah semakin kuat yang membuat pertumbuhan ekonomi global mengalami pelemahan," tutup Nico.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA