Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Wednesday, 8 Sya'ban 1441 / 01 April 2020

Amerika Mau Ciptakan Teknologi 5G Alternatif, Huawei: Kok Persulit Diri Sendiri Sih?

Selasa 25 Feb 2020 06:06 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Amerika Mau Ciptakan Teknologi 5G Alternatif, Huawei: Kok Persulit Diri Sendiri Sih?. (FOTO: Reuters/Chris Wattie)

Amerika Mau Ciptakan Teknologi 5G Alternatif, Huawei: Kok Persulit Diri Sendiri Sih?. (FOTO: Reuters/Chris Wattie)

AS juga menyerukan pencarian alternatif jaringan dan teknologi Huawei.

Warta Ekonomi.co.id, Surakarta

Rencana Amerika Serikat (AS) untuk menciptakan saingan Huawei di industri 5G akan menjadi tantangan bagi negara adidaya itu, kata salah satu eksekutif top perusahaan.

Selain mengandalkan komponen teknologi 5G Ericsson dan Nokia, AS juga menyerukan pencarian alternatif jaringan dan teknologi Huawei. Padahal, standar teknis dan implementasi aktual 5G memakan waktu sekitar 10 tahun.

"Jadi, AS mempersulit diri sendiri dalam jaringan 5G mereka, padahal Huawei sudah menyediakan kebutuhan itu," ujar Kepala Teknologi dari Bisnis Jaringan Huawei, Paul Scanlan, dilansir dari CNBC Internasional, Senin (24/2/2020).

Baca Juga: Meski Amerika Larang Huawei di Jaringan 5G Barat, Konglomerat Prancis Ini Enggak Mau Dengar

Ketika ditanya apakah AS bisa mendapat alternatif Huawei dalam waktu cepat, Scanlan menjawab, Paman Sam akan kesulitan.

Ia bilang, "itu akan menjadi tantangan tersendiri."

Di sisi lain, Senator Republik, Marco Rubio dan sekelompok anggota parlemen bipartisan memperkenalkan RUU awal tahun ini. Dalam RUU itu disebut, penyedia peralatan China Huawei dan ZTE mesti menyediakan lebih dari US$1 miliar untuk investasi jaringan alternatif Barat.

Sementara itu, Penasihat Ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow berujar, "secara prinsip, keperluan arsitektur dan infrastruktur 5G AS dikerjakan oleh perusahaan-perusahaan Amerika."

Karena itulah, Ericsson dan Nokia dilibatkan dalam proses tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA