Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Spekulasi Dipasangkan dengan Prabowo, Ini Jawaban Puan

Senin 24 Feb 2020 15:04 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Teguh Firmansyah

Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan PDIP, Puan Maharani di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/2).

Ketua DPP Bidang Politik dan Keamanan PDIP, Puan Maharani di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/2).

Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Survei Indo Barometer menyebut pasangan Prabowo-Puan punya potensi di 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil survei Indo Barometer memprediksi bahwa pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Puan Maharani meraup elektabilitas yang tinggi. Menanggapi hal tersebut, Puan mengaku belum memikirkan pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

"Belum ada yang ngomong kayak begitu, belum kepikiran juga. Belum mikir 2024 masih 2020," ujar Puan di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/2).

Saat ini, ia akan fokus terlebih dahulu dalam kerjanya sebagai ketua DPR RI. Selain itu, masih banyak urusan yang perlu diselesaikan sebelum Pilpres 2024. "Banyak urusan yang harus diselesaikan, semua hal tersebut bisa bermanfaat buat rakyat. Jadi urusan 2020 dulu," ujar Puan.

Menanggapi elektabilitas Prabowo yang masih tinggi, Puan menilai bahwa itu adalah hal  normal. Sebab, Menteri Pertahanan itu diketahui sudah beberapa kali berkontestasi dalam Pilpres.

"Jadi kalau rakyat mengenal ya pastinya, iya orang ikut terus dalam konstelasi dan kontestasi nasional, tapi kan ini masih 2020 nanti kita liat lagi 2024," ujar Puan.

Dalam simulasi Indo Barometer, mereka memasangkan Prabowo dengan putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani. Adapun Poros Gondangdia diwakili sosok Anies Baswedan.

Pada simulasi pertama, Prabowo-Puan meraup suara 39,3 persen, unggul atas Anies Baswedan-Airlangga Hartarto (21,9 persen). Responden tidak memilih sebesar 5,8 persen, rahasia (3,3 persen), belum memutuskan (21,0 persen) dan tidak tahu/tidak jawab (8,8 persen).

Pada simulasi kedua, Prabowo-Puan kembali menang. Mereka memperoleh 38,6 persen, unggul jauh di atas pasangan Anies-Muhaimin Iskandar (22,1 persen).

”Tidak akan memilih sebesar 6,6 persen; rahasia 3,4 persen; belum memutuskan 21,1 persen; dan tidak tahu/tidak jawab 8,3 persen,” ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA