Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Virus Corona Pengaruhi Penjualan iPhone

Senin 24 Feb 2020 10:53 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Virus Corona Pengaruhi Penjualan iPhone. (FOTO: (Foto: Noodcases))

Virus Corona Pengaruhi Penjualan iPhone. (FOTO: (Foto: Noodcases))

Foxconn, manufaktur terbesar iPhone, tutup pabrik di China karena wabah virus corona.

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Baca Juga

Apple pada Maret mendatang akan mengadakan acara tahunan, yang juga akan diisi peluncuran gawai-gawai baru dari Apple, termasuk iPhone 9, penerus seri SE yang berpotensi mundur karena virus corona (Covid-19).

Dikutip dari laman Cnet, Apple akan memperkenalkan iPhone 9 pada acara Maret, namun tanggal penjualan diperkirakan mundur dari jadwal semula karena wabah virus corona. Laman tersebut merujuk pada laporan dari Nikkei, yang menyebutkan Apple akan meleset untuk jadwal produksi dan tidak bisa sesuai dengan tanggal peluncuran.

Apple sejauh ini tidak mengonfirmasi apakah ada produk mereka yang tertunda akibat virus corona. Namun, beberapa waktu lalu, mereka mengeluarkan pernyataan kepada para investor bahwa pendapatan mereka tidak sesuai prediksi karena wabah tersebut.

Foxconn, manufaktur terbesar untuk iPhone, menutup pabrik di China karena wabah corona. Foxconn baru-baru ini membuka kembali pabrik, namun, produksi berjalan lambat.

Apple juga harus menutup sejumlah toko mereka di China, sementara toko yang buka, tidak bisa beroperasi penuh seperti jadwal buka normal.

Apple dikabarkan akan mengadakan acara peluncuran pada 23 atau 31 Maret. Beberapa sumber menyebutkan, selain iPhone 9, atau mungkin dinamai SE 2, Apple juga akan meluncurkan MacBook, iPad Pro, AirPods dan pengisi daya nirkabel.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA