Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Tuesday, 14 Sya'ban 1441 / 07 April 2020

Warga Purwakarta Buat 1.000 Biopori

Senin 24 Feb 2020 07:12 WIB

Rep: Zuli Istiqomah / Red: Agus Yulianto

Pembuatan lubang resapan biopori untuk antisipasi banjir.

Pembuatan lubang resapan biopori untuk antisipasi banjir.

Foto: Politeknik Negeri Jakarta
Biopori ini digunakan menjadi tempat resapan air untuk memcegah genangan air.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA - - Warga di Perumahan Bukit Panorama Indah ikut memperingati peringatan Hari Peduli Sampah Naisonal tahun 2020. Warga mendeklarasikan kepedulian dengan membuat 1.000 biopori.

Perwakilan warga yang juga inisiator, Asep Supiandi mengatakan, deklarasi ini dibentuk bukan untuk sebuah animo semata. Melainkan untuk mempererat silaturahim antar warga yang tinggal di Bukit Panorama.

Asep menjelaskan, bersama warga lain mencanangkan ribuan lubang biopori. Biopori ini digunakan menjadi tempat resapan air untuk memcegah genangan air.

"Upaya kita dalam meminimalisasi debit air yang berlebih di Bukit Panorama saat musim hujan, dan juga tabungan air saat musim kemarau nanti. Selain itu, biopori ini berfungsi juga sebagai pengurai sampah organik sehingga sampah rumah tangga nantinya bisa terserap tanpa harus dibuang ke TPA," kata Asep dalam siaran persnya, Ahad (23/2).

Dia mengatakan, dengan jumlah ribuan rumah yang ada di perumahan tersebut, nantinya akan memiliki lebih banyak lagi lubang untuk penyerapan air. Rencanya ke depan lubang biopori ini akan diperbanyak.

Ia menyebutkan, jumlah total 2.265 rumah di perumahan tersebut. Direncankan akan ada 5. 000 lubang biopori yang bisa meenyerap sekitar 45. 000 liter air.

“Harapannya dari masyarakat, status perumahan bisa segera diambil alih menjadi aset pemkab, kemudian permasahalan banjir selama ini bisa segera teratasi," ujarnya.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi inisiasi warga. Menurutnya, kegiatan seperti ini bisa menjadi percontohan untuk warga masyarakat lainnya.

"Ini luar biasa, karena kegiatan ini bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional. Semuanya inisiatif dari warga Bukit Panorama dan ini harus dijadikan percontohan untuk perumahan lain yang ada di Purwakarta,” tutur Anne.

Dia berharap, warga lainnya juta bisa ikut berpartisipasi aktif menjaga lingkungan sekitarnya. Menurutnya jika wilayah lain di Purwakarta menerapkan program seperti ini, akan berdampak positif bagi lingkungan di Purwakarta.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA