Saturday, 4 Sya'ban 1441 / 28 March 2020

Saturday, 4 Sya'ban 1441 / 28 March 2020

PDIP Lampung Ajak Balonkada Santap Siang

Ahad 23 Feb 2020 05:54 WIB

Rep: Mursalin Yasland / Red: Agus Yulianto

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (kiri) bersama Pasangan Bacagub-Cawagub NTB Tuan Guru Haji Ahyar Abduh (tengah) dan Mori Hanafi (kedua kiri) dan pasangan Bacagub-Cawagub Lampung Herman Hasan Nusi (kedua kanan) dan Sutono (kanan) saat akan menyerahkan surat rekomendasi partai pasangan Bacagub-Cawagub pada acara pengumuman rekomendasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur PDIP di Kantor PDIP Jakarta.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (kiri) bersama Pasangan Bacagub-Cawagub NTB Tuan Guru Haji Ahyar Abduh (tengah) dan Mori Hanafi (kedua kiri) dan pasangan Bacagub-Cawagub Lampung Herman Hasan Nusi (kedua kanan) dan Sutono (kanan) saat akan menyerahkan surat rekomendasi partai pasangan Bacagub-Cawagub pada acara pengumuman rekomendasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur PDIP di Kantor PDIP Jakarta.

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Dari delapan pasangan, baru satu yang mendapat dukungan dari DPP PDIP.

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDAR LAMPUNG – Meski belum keluar rekomendasi, DPP PDIP Lampung mengajak semua bakal calon pilkada (balonkada) di delapan kabupaten/kota di Lampung, santap siang bersama, Sabtu (22/2). Dari delapan kabupaten/kota yang akan pilkada serentak, DPP PDIP baru merekomendasikan balonkada Kota Metro.

Hampir semua balonkada yang telah meminang PDIP hadir makan siang bersama dengan jajaran DPP PDIP Lampung. Di antaranya, balonkada dari Kabupaten Waykanan, Pesawaran, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, Pesisir Barat, Kota Bandar Lampung, dan Kota Metro.

Hanya pasangan Anna Morinda – Fristz Akchmad Nuzir yang telah mendapat rekomendasi dari DPP PDIP yang diumumkan langsung Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri beberapa waktu lalu. Sedangkan untuk tujuh kabupaten/kota lainnya, termasuk Kota Bandar Lampung yang digadang-gadang keluar pekan ini, hingga makan siang bersama belum terbit rekomendasinya.

Wakil Ketua DPD PDIP Lampung Bidang Organisasi Watoni Nurdin mengatakan, pertemuan dengan sejumlah balonkada dari berbagai kabupaten/kota di Lampung yang dikemas dalam makan siang bersama, sebagai ajang silaturrahmi DPD PDIP dengan sejumlah balonkada.

“Pertemuan ini biasa, ajang silaturahmi dengan balonkada. Kalau urusan rekomendasi masih belum ada,” kata Watoni Nurdin di sela-sela makan siang bersama di kantor DPD PDIP Lampung, Sabtu (22/2).

Untuk pilkada Kota Bandar Lampung, beberapa nama telah terkabar luas di masyarakat. Diantaranya, Eva Dwiana (istri wali kota Bandar Lampung yang juga anggota DPRD Lampung dari Fraksi PDIP), Wiyadi (ketua DPRD Kota Bandar Lampung, yang juga anggota Fraksi PDIP), Yusuf Kohar (wakil Wali Kota Bandar Lampung).

Pilkada Kota Bandar Lampung dinilai menjadi barometer penyelenggaraan pilkada serentak tahun ini. Meski tiga nama tersebut telah melakukan sosialisasi di masyarakat kota, namun PDIP belum juga menerbitkan rekomendasinya. Sebelumnya, Herman HN (suami Eva Dwiana) mencalonkan diri sebagai wali kota Bandar Lampung dua periode melalui PDIP.

Eva Dwiana mengatakan, siap maju pilkada kota tahun ini menggantikan suaminya Herman HN. Mengenai wakilnya, Eva menyatakan, telah menjatuhkan pilihan kepada Dedi Amrullah. “Pak Dedi sudah kami tetapkan,” katanya.

Dedi Amrullah diketahui salah seorang pejabat di Pemkot Bandar Lampung semasa Herman HN. Selama menjabat hingga jabatan terakhir Asisten III Bidang Kesejahteraan Sosial, Dedi Amrullah dinilai tim Eva sangat cocok untuk duduk sebagai wakil wali kota.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA