Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

MUI Sumbar: Korupsi di Masjid Raya karena Lemah Pengawasan

Sabtu 22 Feb 2020 18:39 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Bayu Hermawan

Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gajahar

Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gajahar

Foto: Dok Pribadi/Facebook
MUI Sumbar mengatakan korupsi di Masjid Raya Sumbar karena lemahnya pengawasan.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat, Buya Gusrizal Gazahar mengatakan perbuatan korupsi yang terjadi terhadap uang infak dan sedekah jamaah Masjid Raya Sumatera Barat karena lemahnya pengawasan. Terlebih dalam pengelolaan keuangan Masjid Raya Sumbar, menurut Buya Gusrizal tidak melibatkan ulama yang paham dengan kaidah syariah.

''Kalau pengawasan lemah, inilah yang akan terjadi. Karena tidak melibatkan ulama, jadinya nilai-nilai keagamaan tidak maksimal,'' kata Buya Gusrizal, Sabtu (22/2).

Buya Gusrizal menyarankan dalam pengelolaan keuangan Masjid Raya Sumbar, dilakukan oleh pengurus masjid yang berisikan kalangan ulama. Selama ini pengelolaan keuangan Masjid Raya Sumbar berada di bawah seorang bendahara yang berada di bawah Biro Pembinaan Mental dan Kesejahteraan Rakyat (Bintal dan Kesra) Pemprov Sumbar.

''Harus ada perpaduan antara pengurus, dan ulama. Jadi kita perkecil peluang-peluang atau kesempatan bagi yang punya hati kurang baik,'' ujar Buya Gusrizal.

Tidak hanya untuk Masjid Raya Sumbar, Buya Gusrizal juga menyarankan hal serupa untuk masjid-masjid lain termasuk Masjid Agung, Masjid Kabupaten dan lain-lain. Di mana semua masjid menurut Buya Gusrizal harus diikatkan dengan lembaga-lembaga keulamaan.

Oknun ASN di Pemprov Sumbar berinisial YRN menggelapkan uang milik negara dan milik umat sejumlah Rp 1,5 miliar lebih. Dengan rincian Rp 862 juta milik Masjid Raya Sumatera Barat, uang ABPD untuk Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumbar sebanyak Rp 629 juta dan uang pajak Rp 56 juta.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA