Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Çhelsea Kehilangan 'Sentuhan Terakhir'

Sabtu 22 Feb 2020 14:31 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Didi Purwadi

Selebrasi Olivier Giroud sebelum golnya dianulir VAR pada laga antara Chelsea melawan Manchester United di Stamford Bridge, London, Selasa (18/2) dini hari.

Selebrasi Olivier Giroud sebelum golnya dianulir VAR pada laga antara Chelsea melawan Manchester United di Stamford Bridge, London, Selasa (18/2) dini hari.

Foto: Hannah McKay/Reuters
Chelsea tidak bisa mendapatkan gol dari para penyerang-penyerangnya.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Chelsea akan melakoni laga Derby London dengan menerima lawatan Tottenham Hotspur di Stadion Stamford Bridge, London, Sabtu (22/2) malam WIB. Laga pada pekan ke-27 Liga Inggris itu akan menentukan nasib Spurs di posis empat besar klasemen Liga Inggris.

Chelsea tidak hanya harus menghadapi Chelsea yang sedang membuncah motivasinya setelah mampu mengemas tiga kemenangan beruntun. The Blues, julukan bagi Chelsea, juga mesti menjawab tantangan lain berupa efektivitas di lini serang. Chelsea kehilangan sentuhan terakhirnya alias finishing touch.

Aspek ini, kata Lampard, menjadi penyebab terbesar kegagalan timnya memetik kemenangan di tiga laga terakhir. Tammy Abraham, yang sempat mengalami cedera, belum kembali menemukan performa terbaiknya seperti pada awal musim ini. Kondisinya pun kian sulit lantaran Mitchy Batsuayi dan Olivier Giroud juga belum menampilkan performa meyakinkan.

photo
Chelsea vs Tottenham. Chelsea menuai serentetan hasil buruk termasuk saat menelan kekalahan 0-2 dari Manchester United di hasil Liga Inggris pekan lalu. (EPA-EFE/Will Oliver)

''Anda bisa menguasai bola selama mungkin dan menciptakan peluang sebanyak mungkin,'' kata pelatih Chelsea, Frank Lampard, seperti dikutip Four Four Two. ''Namun, itu tidak berarti apabila Anda tidak bisa mencetak gol. Inilah yang terjadi.''

''Kami tidak bisa mendapatkan gol dari para penyerang-penyerang kami. Saya tidak suka dengan cara kami kalah di laga kontra United. Kami bisa mencetak banyak peluang, tapi gagal memanfaatkan peluang itu,'' tutur eks gelandang Chelsea tersebut.

photo
Chelsea vs Tottenham. Chelsea mampu menguasai permainan tapi gagal menjebol gawang Manchester United di jadwal Liga Inggris pekan lalu. (EPA-EFE/Will Oliver)

Di laga kontra United, Chelsea memang mampu mencatatkan penguasaan bola sebanyak 61 persen. Tidak hanya itu, The Blues juga mengemas 17 tembakan berbanding sembilan tembakan yang dilepaskan penggawa United.

Namun, dari 17 tembakan itu, para penggawa Chelsea hanya mencatatkan satu tembakan on target. Sedangkan, Manchester United bisa menorehan tiga tembakan on target.

Laga malam nanti sangat penting bagi kedua tim. Karena, kemenangan pada laga malam nanti akan langsung menempatkan sang pemenang di posisi empat besar klasemen Liga Inggris. The Blues tinggal terpaut satu poin dari peringkat kelima yang kini ditempati Tottenham Hotspur dengan 40 poin.

Liverpool masih kokoh memimpin puncak klasemen Liga Primer Inggris dengan 76 poin. The Reds meninggalkan jauh Manchester City (54 poin) dan Leicester City (50 poin) yang berada di posisi kedua dan ketiga klasemen Liga Inggris. Pada malam ini, Manchester City dan Leicester City juga akan saling bertarung.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA