Tuesday, 3 Syawwal 1441 / 26 May 2020

Tuesday, 3 Syawwal 1441 / 26 May 2020

Liga 1 Akan Bergulir, BOPI: Jangan Rusuh, Jangan Telat Gaji

Jumat 21 Feb 2020 22:24 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Didi Purwadi

Richard Sambera

Richard Sambera

Foto: Darmawan / Republika
BOPI minta pengelolaan Liga 1 Indonesia nanti harus profesional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menyerahkan rekomendasi kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk Liga 1 2020 di Media Centre Kemenpora, Jakarta, Jumat (21/2). Dengan akan bergulirnya kick off Liga 1 2020, BOPI berharap kompetisi ini bisa berjalan profesional dan kericuhan antarsuporter tidak terjadi lagi.

''Selama kurun seminggu terakhir, kita melakukan verifikasi adminstrasi Liga 1,'' kata Ketua Umum BOPI, Richard Sambera, Jumat. 

''Prosesnya meliputi peserta Liga 1, verifikasi seperti badan hukum, perpajakan, kontrak-kontrak pemain, tenaga kerja asing baik itu pemain dan pelatih,'' katanya. ''Kita cek sesuai peraturan dan perundang-undangan negara Indonesia.''

Kepada operator PT LIB, Richard berpesan agar pengelolaan Liga 1 harus secara profesional. Tak hanya itu, hal yang sama juga diingatkan kepada klub peserta Liga 1 harus profesional.

Dia tidak ingin lagi mendengar klub menunggak gaji pemain. Kemudian, para pemain juga diminta untuk menjunjung tinggi sportivitas. 

''Saya sampaikan pesan bahwa kepada PT LIB agar pengelolaan Liga 1 nanti harus profesional. Kemarin kita review dan kita apresiasi tak ada korban jiwa dan tahun lalu terpenuhi. Semoga ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan,'' kata Richard.

''Jangan ada lagi kerusuhan. Tahun lalu rusuh setelah kick off,'' ujarnya. ''Ini harus menjadi perhatian penyelenggara Liga 1.''

Richard juga ingin Liga bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia. Profesi menjadi pesepak bola profesional merupakan pekerjaan yang membanggakan dan menggembirakan. Oleh karenanya, hal tersebut harus menjadi inspirasi.

''Kepada teman-teman klub, klub harus meningkatkan profesional serta memperhatikan hak dan kewajiban. Tidak ada lagi tunggakan gaji,'' katanya. ''Kepada suporter, saya berharap bisa saling menghormati, tolong hilangkan rasa benci. Kedepankan nilai sportivitas. Saya harap suporter menjadi aset bagi Liga Indonesia.''

''Cita-cita kita menjadikan Liga 1 agar jadi yang terbaik di Asia bahkan dunia. Ini menjadi harapan kita bersama, semoga Liga 1 sukses dan menjadi liga yang terbaik," ucap Richard.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA