Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Tingkatkan Kepatuhan Bayar, PLN Handeng Pemkab Purwakarta

Jumat 21 Feb 2020 21:57 WIB

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Hiru Muhammad

VP Komunikasi Korporat dan CSR PLN Dwi Suryo Abdullah (kanan) meninjau fasilitas power house Unit Pembangkit Cirata di Pusat Listrik Tenaga Air Cirata, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (6/7).

VP Komunikasi Korporat dan CSR PLN Dwi Suryo Abdullah (kanan) meninjau fasilitas power house Unit Pembangkit Cirata di Pusat Listrik Tenaga Air Cirata, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (6/7).

Foto: Yogi Ardhi/Republika
Masyarakat masih kerap membayar listrik lewat dari tanggal 20 setiap bulannya

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -— PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat Unit Pelaksana dan Pelayanan Pelanggan Purwakarta kembali bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Kerjasama ini melanjutkan komitmen sebelumnya berkaitan meningkatkan kepatuhan pelanggan dalam pembayaran listrik.

PLN yang diwakili   Manajer U3P Purwakarta, Rahmi Handayani menandatangi MoU tersebut dengan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika di Gedung Negara Bale Nagri, Jumat (21/2). Rahmi mengatakan kerjasama ini dalam hal pemungutan dan penyetoran pajak penerangan jalan (PPJ), pembayaran rekening listrik pemerintah daerah. Serta dukungan terhadap program keselamatan ketenagalistrikan di Kabupaten Purwakarta. 

Rahmi menuturkan, hal ini untuk memastikan perpanjangan kerjasama dalam hal pemungutan dan penyetoran pajak penerangan jalan. Sebab, dalam realisasi masyarakat masih saja sering terlambat dalam melakukan pembayaran listrik yang melewati tanggal 20 setiap bulannya. "Jadi seringnya (keterlambatan pembayaran) yang menghambat besarnya pajak penerangan jalan," kata Rahmi usai penandatanganan MoU.

Saat disinggung soal wilayah yang belum teraliri listrik di Purwakarta, Rahmi mengaku seluruh desa di Purwakarta sudah teraliri. Walaupun tidak dipungkiri kemunhkinan ada warga yang memang masih ada sejumlah kepala keluarga yang belum merasakan listrik karena kurang mampu. 

“Namun, PLN punya program yang bekerjasama dengan ESDM terkait listrik gratis. Itu sudah kami lakukan untuk masyarakat yang memang belum menikmati listrik," ujarnya seraya menegaskan Purwakarta 100 persen terpenuhi listrik.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengatakan pemda ke depannya bakal lakukan rekonsiliasi penerimaan pajak penerangan jalan minimal per semester (6 bulan) secara bersama – sama dengan pihak PLN.

"Setiap bulannya itu kami bakal dapat rekapitulasi rekening listrik, meliputi golongan tarif, daya, rekening tercetak, pelunasan PPJ tagihan listrik, pelunasan PPJ non tagihan listrik, dan pelunasan PPJ prabayar," tuturnya.

 

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA