Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

MTsN 1 Bogor Bekali 314 Siswa Jadi Anak Saleh Berprestasi

Jumat 21 Feb 2020 20:19 WIB

Rep: Nugroho Habibi/ Red: Andi Nur Aminah

Sebanyak 314 siswa MTsN 1 Bogor sedang mengikuti training motivasi dan persiapan menghadapi UNBK di Parung,  Bogor, Kamis (20/2)

Sebanyak 314 siswa MTsN 1 Bogor sedang mengikuti training motivasi dan persiapan menghadapi UNBK di Parung, Bogor, Kamis (20/2)

Foto: Andi Nur Aminah/Republika
Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara MTsN 1 Bogor dengan P4TK-BK

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bogor menggelar training motivasi untuk membekali 314 siswa agar menjadi anak yang soleh dan berprestasi. Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara MTsN 1 Bogor dengan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Jasmani dan Bimbingan Konseling (P4TK Penjas dan BK).

Baca Juga

Sebelum dimulai, acara itu diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kepala P4TK Penjas dan BK, Yaswardi bersama Kepala MTsN 1 Bogor Eti Munyati. Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah jajaran kedua instansi di Gedung Abdul Malik, P4TK Penjas dan BK, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Kamis (20/2).

Yaswardi meminta ajang tersebut dimanfaatkan oleh siswa untuk membekali diri menjadi anak soleh dan berprestasi. "Jadilah kebanggaan orang tua dengan menjadi anak yang berakhlak mulia," kata Yuswandi seperti dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Senada, Eti Munyati berharap, kegiatan yang menghadirkan orang tua siswa itu dapat memberikan manfaat yang positif. Bukan hanya bagi siswa, sambung Eti, tapi juga bagi orang tua siswa. "Kami berharap dengan training motivasi yang menghadirkan orang tua akan membawa perubahan besar bagi cara belajar dan perilaku yang lebih baik," ujar Eti.

Dua motivator yang memberikan training motivasi berasal dari widyaiswara P4TK, yakni Hergio Santoso dan Ahmad Taufik Dani. Keduanya memiliki tugas yang berbeda-beda. Hergio Santoso memberikan motivasi tentang pola asuh anak. Sedangkan, Ahmad Taufik Dani memaparkan tip sukses menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Menariknya, pada sesi akhir dilakukan prosesi sungkeman siswa kepada ayah atau ibunya untuk saling bermaafan dan membuat komitmen bersama antara siswa dan orang tuanya. Suasana haru tampak mewarnai saat sungkeman. Banyak anak dan orang tua menangis haru.

Dengan diselenggarakan acara tersebut, pihak MTsN 1 Bogor berharap dapat memberi perubahan perilaku siswa menjadi lebih berprestasi dan berakhlakul karimah. Sehingga, akan sejalan dengan visi misi sekolah yang mengusung "Terwujudnya Madrasah Bersih, Berprestasi dan Berakhlakul Karimah”.
 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA