Tuesday, 10 Rabiul Awwal 1442 / 27 October 2020

Tuesday, 10 Rabiul Awwal 1442 / 27 October 2020

Rutinitas Nabi Muhammad Sebelum Tidur

Jumat 21 Feb 2020 18:50 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Muhammad Fakhruddin

Rutinitas Nabi Muhammad sebelum tidur. Foto: Ilustrasi Sahabat Nabi

Rutinitas Nabi Muhammad sebelum tidur. Foto: Ilustrasi Sahabat Nabi

Foto: MgIt03
Tak lupa Nabi Muhammad juga memakai celak sebelum tidur.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Sebelum tidur di malam hari Rasulullah melakukan kebiasaan yang rutin. Dalam kitab Al Waja Tulusn Ibnu Al Jauzi, Aisyah pernah mengatakan sebelum tertidur, Rasulullah biasa berbincang dengan istrinya di malam hari.

Beliau mengajak para istrinya berbincang, dan salah satu istrinya menyebutkan bahwa Rasulullah menceritakan tentang khurafat. Khurafat adalah sebuah cerita tentang legenda atau dongeng yang terkait dengan alam ghaib.

Bukhari dan Ahmad meriwayatkan sebuah hadits, Rasulullah pernah menceritakan tentang khurafat. Pada zaman jahiliyah, ada seorang laki-laki dari daerah Udzrah, ia dibawa pergi oleh jin. Selama satu tahun ia tinggal bersama para jin. 

Setelah itu, ia dikembalikan lagi ke alam manusia. Maka, ia menceritakan keanehan-keanehan yang ia lihat. Orang- orang menyebut kisah ini sebagai khurafat," ujar Rasulullah.

Sebelum tidur Rasulullah tidak pernah lupa untuk berwudhu. Jika sedang junub, maka beliau terlebih dahulu mandi besar. 

Tak lupa Rasulullah juga memakai celak sebelum tidur. Diberitakan dari Ibnu Abbas, "Pada setiap malam, sebelum tidur, Rasulullah memakai celak. Beliau menggores dengan celak pada masing - masing matanya sebanyak tiga goresan." (HR. Ath-Thabarani dan Ahmad).

Setelah itu beliau melakukan amalan dan doa-doa rutin sebelum tidur. Aisyah mengatakan Pada setiap malam, ketika Nabi hendak pergi ke tempat tidur, beliau mengangkat kedua telapak tangannya dan meniupnya lalu membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. 

Kemudian, dengan kedua telapak tangan tersebut, beliau mengusap seluruh badannya sebisa jangkauan tangan. Beliau memulai dari kepala, waiah, lalu bagian depan tubuh lainnya. Beliau melakukan hal itu sebanyak tiga kali." (HR. Al Bukhari, Muslim,Ibnu Majah, dan Abu Dawud).

Nabi Muhammad kemudian tidur di kasur yang terbuat dari kulit yang diisi sabut kelapa. Aisyah berkata, "Kasur yang dipakai Rasulullah untuk tidur di malam hari adalah terbuat dari kulit yang diisi sabut." (HR. Ahmad, Ibnu Sa'ad, dan Ibnu Majah).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA