Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Menpan-RB Optimistis Kabupaten Barru akan Terus Berkembang

Kamis 20 Feb 2020 23:24 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo

Foto: Antara/Nova Wahyudi
Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barru memberikan kontribusi besar untuk Sulsel

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo(PAN-RB) dan Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah sama-sama optimistis Kabupaten Barru akan menjadi kabupaten yang berkembang lebih baik lagi ke depan.

Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintah daerah juga mampu membuat  masyarakatnya lebih baik dan bertindak adil. Menurut dia, Presiden Bung Karno mengatakan hanya ada satu negeri tercinta yakni Indonesia, negeri yang tumbuh karena perbuatan dan perbuatan itu adalah perbuatan bangsa Indonesia.

"Ini juga sama. Hanya ada satu Kabupaten Barru, yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari NKRI, ini akan bisa maju dan bergerak menuju kesejahteraan, berkeadilan dan perbaikan di semua pihak. Jika itu bisa dikerjakan oleh masyarakat Barru," ucapnya.

Mal pelayanan publik di Sulsel yang ada di Barru dan Makassar, memberikan angin segar sekaligus tantangan untuk daerah lain. Dari 512 kabupaten/kota, tetapi yang punya mal pelayanan publik sampai saat ini baru tercatat 24 daerah. "Ini menjadi solusi terhadap anggapan bahwa pelayanan pemerintah itu lama, berbelit-belit, tidak transparan dan ada pungli," ujar MenPAN-RB.

Gubernur Nurdin Abdullah menilai, sebelum hadirnya Mal Pelayanan Publik (MPP), Bupati Barru telah memberikan pelayanan yang pada prinsipnya sama memberikan kemudahan pelayanan dan kepastian berusaha."Beliau sudah mengaplikasikan sebelum hadirnya mal pelayanan publik. Kita bisa rasakan juga bagaimana investasi masuk karena ada kepastian dan kemudahan berusaha," ujarnya.

Nurdin Abdullah juga menyebutkan pertumbuhan ekonomi Barru memberikan kontribusi yang besar untuk Sulsel. Ekonomi Barru tumbuh melesat pada tahun 2018 mencapai 7,08 persen, dimana periode sebelumnya 6,48 persen.

Barru ke depan memiliki nilai strategis. Sebab ibu kota baru yang rencananya akan pindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur, maka salah satu pintunya adalah Kabupaten Barru sebagai daerah terdekat.

"Rongkong (pelabuhan) menjadi pintu gerbang komoditas kita dari Sulsel," sebut Gubernur dalam rilisnya.

Sementara itu, Bupati Barru Suardi Saleh menjelaskan, kemajuan yang diraih Barru saat ini tidak lepas dari dukungan pemerintah pusat dan daerah, khususnya pemerintah provinsi.

Selama kepemimpinan Nurdin Abdullah dan wakilnya Andi Sudirman Sulaiman, perhatian ke kabupaten/kota sangatbesarditandai dengan alokasi program daerah yang besar. "Yang paling dirasakan adalah alokasi bantuan keuangan ke kabupaten di Sulsel," tuturnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA