Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Bawaslu Sumbar Mewanti Netralitas ASN

Kamis 20 Feb 2020 08:58 WIB

Rep: Febrian Fachri / Red: Agus Yulianto

 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) gunakan teknologi Sumbar Command Center untuk memantau pelaksanaan Pilkada serentak 2020 (Foto: ilustrasi dara center)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) gunakan teknologi Sumbar Command Center untuk memantau pelaksanaan Pilkada serentak 2020 (Foto: ilustrasi dara center)

Foto: Pixabay
Banyaknya kandidat dari petahana yang akan ikut kontestasi pilkada serentak 2020.

REPUBLIKA.CO.ID,  PADANG - - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat Surya Efitrimen mewaspadai adanya upaya mobilisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Pilkada serentak 2020 ini. Bawaslu melihat banyaknya kandidat dari petahana yang akan ikut kontestasi pemilihan kepala daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota. 

"Salah satu potensi yang kita petakan itu kan mobilisasi ASN. Dan mobilisasi itu kemungkinan dilakukan petahana. Bawaslu akan mengawasi netralitas ASN termasuk anggota TNI dan Polri," kata Surya di Kantor KPU Sumbar, Rabu (19/2).

Bawaslu mewaspadai mobilisasi ASN pada Pilkada serentak 2020 ini karena pihaknya berkaca dari Pilpres dan Pileg 2019 silam. Pada Pemilu serentak 2019 lalu terdapat 27 orang ASN dari berbagai posisi dan jabatan terbukti melakukan pelanggaran atau tidak menjaga netralitas selama Pemilu. Di mana 27 ASN tersebut telah terbukti tak netral dan telah mendapatkan sanksi dari Komisi ASN dalam berbagai level.

Bawaslu, kata Surya, hanya akan menjalankan tugas untuk mengawasi dan memberikan rekomendasi kepada atasan ASN, TNI atau Polri. Nantinya rekomendasi usai pemeriksaan Bawaslu ini akan diberikan kepada Komisi ASN untuk ASN yang tidak netral, kepada Panglima TNI untuk personel TNI yang tidak netral dan kepada Kapolri untuk anggota Polri yang tidak netral.

Surya mengimbau, supaya seluruh perangkat negara yakni ASN, TNI dan Polri menjaga netralitas selama Pilkada. Walau Pilkada Sumbar merupakan salah satu Pilkada terbesar dalam Pilkada serentak di Indonesia tahun ini, Surya berharap, para ASN, TNI dan Polri tetap menjalan tugas sesuai fungsi masing-masing dalam melayani masyarakat secara umum.

"Kami imbau pada ASN, termasuk TNI, Polri, untuk tetap melakukan fungsi sebagai ASN dan netral selama Pilkada," ucap Surya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA