Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Bersaing dengan Gibran, Achmad Purnomo Yakin Dicalonkan PDIP

Rabu 19 Feb 2020 18:30 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Bakal calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kanan) berjabat tangan dengan pasangan bakal calon Wali Kota Solo Achmad Purnomo (tengah) dan Teguh Prakosa (kiri) usai menjalani uji kelayakan dan kepatutan penjaringan calon Wali Kota Solo di Kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Bakal calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kanan) berjabat tangan dengan pasangan bakal calon Wali Kota Solo Achmad Purnomo (tengah) dan Teguh Prakosa (kiri) usai menjalani uji kelayakan dan kepatutan penjaringan calon Wali Kota Solo di Kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Foto: Antara/Galih Pradipta
Achmad Purnomo berharap rekomendasi Bu Mega jatuh kepadanya.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo yang berencana mengikuti Pemilihan Wali Kota Surakarta 2020 tetap optimistis akan mengantongi rekomendasi dari PDI Perjuangan. Ia tetap optimistis meski terjadi penundaan pengumuman rekomendasi.

"Saya tetap yakin serta penuh semangat. Rekomendasi Solo kemungkinan diumumkan akhir bulan ini atau awal Maret, untuk tanggal pastinya saya kurang tahu," katanya di Solo, Rabu.

Sebelumnya, DPP PDIP resmi menunda pengumuman rekomendasi Pemilihan Wali Kota Surakarta 2020. Rekomendasi Solo rencananya akan diumumkan pada tanggal 23 Februari atau 3 Maret 2020.

"Kalau ditunda, tidak bisa berbuat apa-apa karena semua itu kewenangan DPP PDIP. Kami sebagai kader menunggu saja," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, pada pelaksanaan Pemilihan Wali Kota Surakarta 2020 tersebut, Achmad Purnomo tidak sendiri menunggu rekomendasi dari Ketua Umum PDIP. Nama putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, juga diketahui tengah menunggu rekomendasi yang sama.

Terkait dengan adanya kemungkinan rekomendasi jatuh kepada Gibran, Achmad tidak mau berspekulasi.

"Soal kabar rekomendasi turunnya macem-macem (jatuh kepada Gibran) ya terserah saja. Pokoknya harus tegak lurus melaksanakan apapun rekomendasi sesuai pesan DPC PDIP," ujarnya.

Ia hanya berharap rekomendasi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan jatuh kepada dia dan pasangannya Teguh Prakoso.

Sementara itu, disinggung mengenai adanya kemungkinan pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota yang bisa berubah sesuai keputusan DPP PDIP, ia enggan berandai-andai.

"Jangan berandai-andai, pokoknya tunggu saja. Yang dapat panggilan fit and proper test DPP PDIP ada tiga orang, silakan diartikan sendiri. Prinsipnya saya patuh pada aturan partai," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA