Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

BLK Indramayu Latih 96 Peserta Kompetensi

Rabu 19 Feb 2020 13:35 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agus Yulianto

Peserta mengikuti pelatihan pengelasan di Unit Pelayanan Tehnis Balai Latihan Kerja (UPT-BLK) Disnakertrans Indramayu, Jawa Barat, Kamis (6/8).

Peserta mengikuti pelatihan pengelasan di Unit Pelayanan Tehnis Balai Latihan Kerja (UPT-BLK) Disnakertrans Indramayu, Jawa Barat, Kamis (6/8).

Foto: ANTARA/Dedhez Anggara
Pelatihan BLK itu dimaksudkan untuk meningkatkan sumber daya manusia.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Pemkab Indramayu melalui Balai Latihan Kerja (BLK) pada Dinas Tenaga Kerja setempat, terus memberikan pelatihan peningkatan kompetensi bagi warga di daerah tersebut. Kepala BLK Kabupaten Indramayu, Asep Kurniawan, mengatakan, tercatat ada 244 orang yang mendaftar. 

"Dari jumlah itu, ada sebanyak 96 peserta yang mengikuti pelatihan untuk gelombang pertama," ujarnya, Rabu (19/2).

Menurut Asep, pola pembelajaran yang diterapkan yakni dengan menggunakan pola pembelajaran 260 jam dan 340 jam pelatihan. Yakni dimulai sejak 17 Februari sampai 27 Maret 2020. Sedangkan untuk pelatihan tertentu ada yang sampai 7 April 2020.

"Peserta kali ini mengikuti pelatihan  menjahit, komputer, las listrik, AC split, dan otomotif," terang Asep, Rabu (19/2). 

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu Sri Wulaningsih mengungkapkan, pelatihan BLK itu dimaksudkan untuk meningkatkan sumber daya manusia. Hal itu terutama di bidang pengetahuan, sikap, dan keterampilan kerja berdasarkan potensi daerah.

Dengan peningkatan kompetensi dan produktivitas, lanjut Wulan, maka diharapkan akan meningkatkan kualitas pencari kerja. Hal itu diharapkan akan menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Indramayu. 

"Keberadaan BLK ini setidaknya menjadi pengungkit dalam menurunkan angka pengangguran," tandas Wulan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA