Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Puluhan Warga di Garut Mengungsi Akibat Longsor

Selasa 18 Feb 2020 17:22 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Nur Aini

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tertimbun longsor di Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Selasa  (18/2).

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tertimbun longsor di Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Selasa (18/2).

Foto: dok. Kantor SAR Bandung
Warga yang terdampak longsor di Garut ditempatkan di Kantor Desa Sukamaju.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Puluhan warga di Desa Sukamaju, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, harus mengungsi sementara waktu lantaran terdampak bencana longsor yang terjadi pada Senin (17/2). Warga yang terdampak untuk sementara ditempatkan di Kantor Desa Sukamaju sampai keadaan kembali kondusif.

Baca Juga

Camat Talegong, Caca Rifa'i mengatakan, terdapat puluhan orang yang mengungsi di Kantor Desa Sukamaju, Kecamatan Talegong. Sebab, lokasi tempat tinggal mereka masih terjadi pergerakan tanah dan berpotensi menyebabkan tanah longsor susulan.

"Mangkanya kami sudah sosialisikan agar mengosongkan rumah," kata dia, Selasa (18/2).

Namun, kata dia, warga masih ada yang belum rela mengungsi. Mereka khawatir, hewan ternak yang ditinggalkan dekat rumahnya hilang. Karena itu, Caca menambahkan, pihaknya akan menyiapkan tempat untuk hewan ternak warga yang mengungsi.

Sebelumnya, kejadian tanah longsor yang terjadi di Desa Sukamaju, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, pada Senin (17/2) sekira pukul 02.00 WIB menyebabkan satu orang tertimbun material longsoran. Korban baru berhasil ditemukan pada Selasa (18/2) dalam keadaan meninggal dunia.

Berdasarkan laporan Kantor SAR Bandung, korban ditemukan dalam rumahnya dengan kondisi tertimpa bangunan, dengan kedalaman tanah sekira 1 meter. Sementara di lokasi kejadian kondisi tanah masih labil.

Korban tinggal seorang diri di rumah tersebut. Berdasarkan laporan itu, seluruh warga di RW 03 Desa Sukamaju telah dievakuasi ke balai desa.

Selain menimbulkan korban jiwa, peristiwa tanah longsor yang terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi, menyebabkan sejumlah bangunan terdampak. Dari laporan sementara pihak desa, terdapat dua rumah rusak berat, 11 rumah dan satu masjid terancam. Total warga yang terdampak mencapai 31 jiwa.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA